Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Mendagri Diminta Evaluasi Bupati Meranti Adil
INDOVIZKA.COM- Bupati Meranti HM Adil SH MM, dinilai tak paham menajemen pengelolaan pemerintahan daerah. Apalagi, secara terbuka di media, dia berani menyebut Gubenur Riau H Syamsuar, yang jelas-jalas melantiknya jadi Bupati, sudah pikun.
Penegasan ini disampaikan oleh mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) M Sahril Topan, via hp pada Kamis petang (13/10/2022).
"Memang tak paham dia (Bupati Meranti HM Adil, red) manajemen pengelolaan pemerintahan. Gubernur yang jelas-jelas sudah melantiknya jadi Bupati Meranti, dia pula yang menyebut Gubernur pikun. Benar-benar tak punya etika," ujar Topan, sapaan akrabnya, dengan nada kesal.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Topan yang juga Ketua Umum IKA UIR ini mengingatkan, bahwa gubernur itu adalah perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di daerah. Kalau seorang bupati berani berujar seperti itu di media, berarti dia sudah tidak menghargai pemerintah pusat. Jika begini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian perlu mengevaluasi Bupati Meranti ini.
"Ucapannya, sama sekali tidak menggambarkan kalau dia itu seorang kepala daerah atau bupati. Sebaiknya, dan kita minta agar Mendagri atas nama Pemerintah Pusat dapat mengevaluasi Bupati Adil ini. Sekolahkan dia dulu. Agar bisa lebih punya etika dan paham soal manajemen pemerintahan daerah," ujar Sahril.
Dengan demikian, lanjut Sahril, yang juga Wakil Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) Golkar Riau ini, secara politik maupun pemerintahan Bupati Adil kedepan bisa bersikap lebih baik. Apalagi Meranti berada di Riau, yang kental dengan nilai-nilai budaya Melayu dan kesopanan.
Dan, perlu diingat bahwa Gubernur Riau H Syamsuar ini adalah pilihan masyarakat Riau. Dengan begitu, sama saja HM Adil tidak menghargai pilihan masyarakat Riau.
"Kita ini berada di Riau. Jangankan Bupati menyebut Gubernur pikun secara terbuka seperti itu, memberi sindiran saja itu sudah tidak elok. Segera saja Bupati Meranti ini dievaluasi oleh Mendagri agar jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Meranti kedepan menjadi lebih baik. Kasihan masyarakat Kabupaten Meranti punya Bupati seperti ini," ucap Sahril.
Seperti diberitakan media, sebelumnya, Bupati Meranti HM Adil SH MM menyebut dirinya tidak pernah menolak kedatangan Gubernur Riau ke Meranti. Ia pun tak segan-segan menyebut di depan media, kalau Gubri sudah pikun. Kalimat itu pun diulanginya berkali-kali. (*)
.png)

Berita Lainnya
Pj Bupati Inhil Serahkan Remisi Kepada 811 Warga Binaan Lapas Kelas II A Tembilahan
Kebanyakan Sumbangan Perusahaan, Taman Bunga Median Jalan Pangkalan Kerinci Banyak Tak Terawat
Awal Tahun, 78 Personil Polres Inhil Naik Pangkat
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan
Bupati Zukri Resmi Sandang Gelar Magister Manajemen Dari Universitas Lancang Kuning
Wabup Tutup Open Turnamen Desa Segati, Even Sepak Bola Merupakan Ajang Hiburan dan Membantu Perekonomian Masyarakat
Lansia di Yayasan PPBL Masuk Dalam Daftar Mustahiq BAZNAS Inhil
Terganjal Sistem Baru, APBD hanya Bisa untuk Bayar Kebutuhan Dasar Pemko Pekanbaru
PHR Sampaikan Permintaan Maaf Karena Dirut Tak Hadiri RDP DPRD Riau
Sat Polairud Polres Inhil Lakukan Pengamanan Keberangkatan Kapal, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Laka Laut
Bupati Alfedri Larang Warga Siak ke Pekanbaru
Bulog Tembilahan Pastikan Stok Beras Cukup Tiga Bulan ke Depan