Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Napi Rutan Pekanbaru Kedapatan Pesan Narkoba, Begini Kronologi
INDOVIZKA.COM - Peredaran narkoba terjadi di wilayah Rutan Pekanbaru. Narapidana yang berada di dalam Rutan kedapatan memesan barang haram tersebut dari luar.
Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang mengatakan, pihaknya menindaklanjuti terkait informasi bahwa di Rutan Pekanbaru telah ditemukan 3 paket narkotika jenis sabu dengan berat 6,57 gram.
"Sabu itu ditemukan di dalam botol minyak rambut pria yang mana barang-barang tersebut ditujukan kepada napi IS. Selanjutnya pihak Rutan Sialang Bungkuk menghubungi Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk melakukan penyelidikan," kata Manapar, Selasa (11/4/2023).
Setiba di Rutan, Tim Opsnal melakukan interogasi terhadap napi IS dan mengatakan bahwa barang-barang tersebut adalah milik napi inisial H dan namanya hanya digunakan sebagai penerima barang.
"Kemudian dipanggil napi H dan diketahui bahwa benar barang tersebut adalah pesanannya. Napi H dikenalkan oleh napi RH kepada napi JS, kemudian memesan sabu kepada JS, kemudian JS menyuruh orangnya untuk memberikan sabu kepada istri H," ungkapnya.
Ia menyuruh istri napi H untuk mengantarkan ke Rutan Sialang Bungkuk dengan cara menyelipkan sabu di dalam botol minyak rambut pria beserta makanan-makanan lainnya.
.png)

Berita Lainnya
Petugas Rutan Gagalkan Penyelundupan Mi Instan Berisi Sabu
Oknum Satpol PP di Riau Dikeroyok Hingga Babak Belur
Tiga Kasus Teror Jadi Atensi Polda Riau, Apa Saja?
Zulkarnain Kadir: Harus Ada Kepastian Hukum Bagi yang Diperiksa Terkait Korupsi di Riau
MK Mulai Sidangkan 35 Sengketa Pilkada pada 26 Januari
Mantan Sekda Riau Dituntut 7,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 juta
Kapolda Riau Perintahkan Razia Tempat Hiburan Malam
Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Setelah Tabrak Warga
Korban Mutilasi Ayah Kandung di Tembilahan di Kenal Pribadi Yang Ramah
Seorang Pelaku Hipnotis Diamankan Polsek Reteh
4 Pocai Dimusnahkan Polres Inhu dan TNI
KKSS Batam Akan Tuntut 'Penembak' Haji Permata, Masrur Amin : Kami Tidak Tinggal Diam