Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cara DPRD Riau Sikapi Wabah Corona, Tiadakan Kunjungan ke Daerah Positif
PEKANBARU - Pihak DPRD Riau akan membatasi terhadap daerah yang akan jadi kunjungan kerja di berbagai daerah yang ada di luar Provinsi Riau. Hal ini dalam mengantisipasi penyebaran penularan virus corona (Covid-19) sesuai juga dengan himbauan yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur Riau, Syamsuar.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2020).
"Jadi kita juga akan mengkaji daerah-daerah yang sebelumnya sudah termasuk daerah kunjungan kerja. Terutama terhadap keamanan daerah tersebut. Jika termasuk daerah terjangkit, akan ditiadakan untuk dikunjungi," sebutnya di mediacenterriau.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Disampaikan juga oleh Politisi Gerindra ini, mengenai upaya dan rencana ini pihaknya juga sudah melakukan pembahasan dengan seluruh Ketua Komisi yang ada di DPRD Riau.
"Pekerjaan kitakan juga menyangkut adanyanya kunjungan-kunjungan ke luar daerah. Begitu juga sebaliknya apakah itu dalam kegiatan observasi, Pansus, Konsultasi, Kegiatan Komisi dan sebagainya," jelas Dapil Bengkalis-Meranti-Kota Dumai ini.
Di samping itu dikatakan juga oleh Hardianto, dalam kunjungan kerja ke luar daerah yang sudah diagendakan, walau tergolong tidak daerah 'berbahaya' namun seluruh anggota yang bepergian haruslah mempersiapkan segala sesuatu halnya dalam antisipasi juga. Terutama membawa peralatan-peralatan yang bisa menghalangi virus corona menyerang.
Sebagaimana yang sudah diberitakan di berbagai media, untuk beberapa daerah yang ada di Indonesi ada yang sudah tergolong daerah yang beresiko penyebaran virud dari China tersebut. Seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jogyakarta dan beberapa daerah lain. Sementara daerah tersebut merupakan pusat dari kegiatan kunker yang dilakukan. (*)
.png)

Berita Lainnya
Berikut Rincian 9 Propemperda Yang di Sahkan DPRD Riau Jadi Perda
Banggar DPRD Riau Bahas Rancangan KUA dan PPAS 2024
Sampaikan Pandangan Umum Terhadap LPJ APBD 2021, Ini Kata Fraksi PKB Inhil
Ada Perubahan, Berikut Perbandingan Alokasi Kursi dan Dapil DPRD Kabupaten/Kota se-Riau di Pemilu 2024
Peringati Hari Pahlawan, Abdul Wahid Ajak Generasi Muda Ciptakan Kreatifitas dan Karya
Wakil Ketua DPRD Riau Hadiri Acara Bagholek Godang Masyarakat Kampar se Riau
DPRD Inhil Gelar Paripurna Dengan Angenda Tanggapan Fraksi Terhadap Usulan 6 Ranperda
Sosok Siti Aisyah, Adik Bungsu Gubernur Riau Terpilih Abdul Wahid Dilantik Jadi PAW DPRD Riau
DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah PAW dari Fraksi Gabungan
Fraksi PKB Inhil Minta Pemda Beri Perhatian Khusus Ponpes Jelang Penerapan 'New Normal'
Pimpinan DPRD Masih Berharap Kemendagri Pilih Hambali Jadi Pj Walikota Pekanbaru
Dewan Minta Bupati Inhil Tegas Evaluasi Kinerja ASN