Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
MUI Sebut LGBT Harus Dibuat Jera dengan Penindakan Hukum
INDOVIZKA.COM - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Prof Ilyas Husti angkat bicara terkait masih maraknya kasus LGBT di Riau khususnya di Pekanbaru.
Prof Ilyas Husti meminta agar keberadaan perlaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) ini segera ditindak tegas dan penegakan hukum yang jelas. Tujuannya agar ada efek jera bagi pelaku yang masih menjalankan aktivitas itu meskipun sudah ada larangan dari pemerintah dan agama.
"MUI sejak 2014 mengeluarkan fatwa yang sifatnya mengikat yang harus dijalankan pemerintah, saat itu kita meminta agar ada pidana bagi pelaku LGBT ini," kata Ilyas Husti, Senin (28/5/2023).
Penegakan hukum apa yang harus dilakukan kata Ilyas Husti, sesuai dengan visi daerah baik itu di Provinsi maupun Kabupaten dan Kota. "Harus dibuat jera mereka dengan penegakan hukum. Dasarnya melanggar fatwa agama. Kalau tidak ada penegakan hukum maka akan berkembang," cakapnya lagi.
Ilyas Husti mengatakan, orang-orang dengan LGBT ini, sebenarnya bisa dideteksi dari lingkungan masing-masing makanya harus kompak semua lapisan masyarakat.
"Semua harus bergerak, jangan dibiarkan peluang bergerak dan berkembang bagi mereka, kita takut dampak murka Tuhan yang tidak pilih-pilih, kita yang tidak tahu nanti bisa jadi terkena dampak murka Tuhan," cakap Ilyas Husti.
.png)

Berita Lainnya
Sambut HUT Bhayangkara ke-75, Polres Inhil dan PMI Gelar Donor Darah Massal
Bupati Inhil Terima Kunjungan Manager PLN UP3 Rengat yang Baru
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Gelar Rapat Call Center 112
PW Hima Persis Riau Desak Kapolri Copot Dirnarkoba Polda Riau dan Kapolres Rokan Hilir Atas Kericuhan Narkoba
36 Napi Tahanan Polres dan Polsek Dipindahkan ke Rutan Kelas II B Rengat
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Gubri: Pengangguran dan Keterpurukan Jadi Ancaman
Kepsek SMP Negeri 1 Harapkan Pembangunan Kelas Rusak Akibat Ditimpa Pohon Segera Dikerjakan Dinas Pendidikan
Kisah Bupati Zukri Misran Pernah Jalani Hidup Memprihatinkan Saat Tumbang pada Pilkada 2016
Kunker Perdana 2023, Presiden Jokowi Bawa Kabar Baik untuk Riau
Penjajah Sex di Pekanbaru Banyak Pakai MiChat dan Stay di Hotel, Tarif Mulai Rp 200 Ribu Bisa Nego
Dua SD di Pelalawan Kembali Berlakukan Belajar Daring
Ramah Tamah dan Makan Malam Bersama Kasad di Balai Serindit Gubri, Ini Kata Kamsol