Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Antisipasi Penyebaran Covid-19
DPC PKB Inhil Lakukan Baksos Semprot Disinfektan di Rumah Ibadah
PEKANBARU- DPC PKB Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) penanggulangan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat rumah ibadah di kota Tembilahan, Selasa (24/3/2020).
Ketua DPC PKB Inhil H Dani M Nursalam mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan DPC PKB Inhil ini dilakukan untuk memerangi penyebaran virus Corona di Negeri Seribu Parit ini.
Menurutnya, sasaran utama penyemprotan adalah di rumah-rumah ibadah seperti mesjid-mesjid dan surau/musallah.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Hari ini kita melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat rumah ibadah dan fasiliitas umum. Ini bentuk ikhtiar kita untuk memerangi Virus Corona," jelas Anggota DPRD Provinsi Riau ini.
Mantan Ketua DPRD Inhil ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama perangi penyebaran virus corona dengan mengikuti himbauan pemerintah.
"Kita harus putus mata rantai penyebaran covid 19, harus rajin menjaga tangan dan tubuh kita agar tetap steril, berdiam diri di rumah dan mengurangi aktivitas dikeramaian sementara waktu," ajak Dani.
Selain itu, Koordinator Kegiatan Bakti Sosial Muhammad Guntur yang juga merupakan Sekretaris Garda Bangsa PKB Inhil ini menjelaskan, DPC PKB Inhil mengambil bagian turun tangan dalam penanggulangan bahaya wabah Virus Corona / Covid-19 dengan melakukan penyemprotan Disinfektan dibeberapa Rumah Ibadah di Kota Tembilahan.
"Kita mengajak semua untuk melakukan antisipasi dini, agar tidak satupun dari kita menjadi korban dari Virus Corona.
Memang, saat ini kita merasa Virus itu jauh, tapi harus kita sadari bahwa makhluk yang mematikan ini tak terlihat kasat mata, dan yang lebih berbahaya lagi makhluk ini hinggap ke tubuh manusia tanpa menimbulkan gejala dan dalam kurun waktu 14 hari kedepan baru dapat kita sadari bahwa kita telah terinveksi," kata Guntur.(san)
.png)

Berita Lainnya
Antusiasme Warga Periksakan Kesehatan di Masa Pandemi
Diskes Pekanbaru Klaim Nakes yang Disuntik Vaksin Sinovac sudah 10.711 Orang
Kepanduan Hizbul Wathan Gelar Pelatihan Pandu Penghela dan Penuntun se-Riau
Riau Mulai Antisipasi Kelangkaan Obat dan Oksigen Pasien Covid-19
Lelang Amal Peduli Siti Mardiah, Pecinta Cupang Inhil Berhasil Kumpulkan Dana Rp.37 Juta
Kawasan TNTN Dirambah, Ada 500 Bibit Sawit Ditemukan di Lokasi Bekas Kebakaran
Solar Mulai Langka, Gubri Syamsuar Minta SPBU Jangan Layani Kendaraan Diluar Ketentuan
Edi Akmal Raih Suara Terbanyak Pilkades Uwai, Seluruh Tahapan Berjalan Aman dan Lancar
Brimob Polda Riau Turunkan Tim Membantu Warga Kebanjiran
Malam Ini PLN Tembilahan Lakukan Pemadaman Listrik Sementara, Berikut Lokasinya
Sabtu Mendatang, PWI Riau akan Sembelih 5 Ekor Sapi
5.585,77 Hektare Lahan Perkebunan di Inhil Ilegal