Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kejari Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
TELUK KUANTAN, INDOVIZKA - Pasca pelimpahan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret sejumlah mantan anggota DPRD Kuantan Singingi dari Kejati ke Kejari Kuansing., sampai saat ini sudah 10 orang saksi dimintai keterangan.
Dalam surat pelimpahan perkara tersebut, tembusannya turut disampaikan kepada Kepala Kejati Riau, Wakil Kepala Kejati Riau, Plt Asisten Intelijen, serta Asisten Pengawasan Kejati Riau.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kuansing, Elixander, membenarkan bahwa penanganan kasus kini sudah berada di tahap pemeriksaan saksi.
“Masih dalam pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Elixander kepada wartawan, Selasa (20/5/2025), dilansir dari hitamputih.com.
Ia mengungkapkan, sedikitnya sepuluh orang saksi akan diperiksa terkait kasus tersebut. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang disampaikan oleh Gerakan Pemuda Tangkap Koruptor (GAMPAR).
“Ada sepuluh orang saksi yang kita periksa terkait laporan dari Gerakan Pemuda Tangkap Koruptor itu,” kata Elixander melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya, pada Senin (21/4/2025), puluhan massa dari GAMPAR menggelar aksi damai di depan Kantor Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Dalam orasinya, mereka mendesak aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan legislator Kuansing periode 2014–2019.
Massa aksi juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan antikorupsi. Mereka mendesak Kejati Riau untuk kembali memeriksa Musliadi, salah satu mantan anggota DPRD Kuansing yang diduga menerima suap sebesar Rp500 juta.
Suap tersebut disebut-sebut berkaitan dengan percepatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kuansing tahun anggaran 2017. ***
.png)

Berita Lainnya
Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda di Inhil Ditangkap Polisi
Bakar Rumah Warga karena Kakak Kalah Pilkades
Sehari, Polisi Ringkus Empat 'Pengusaha' Sabu-sabu
Pengedar Sabu di Kuansing Digrebek, Polisi Temukan Barang Bukti Siap Edar
Densus 88 Sebut Bom di Rumah Veronica Koman Bukan yang Biasa Digunakan Teroris
Bukan Koboi, DPR Sebut Aksi Farid Andika seperti Teroris
Polda Riau Tangkap Komplotan Penggelapan BBM Bersubsidi
Warga Tembilahan Hulu Diamankan Polisi Karena Shabu dan Ganja
BNNP Riau Razia Pelabuhan untuk Antisipasi Peredaran Narkoba Jelang Pergantian 2020
6,9 Ton Sabu dan Ganja Disita Polri
Polres Inhil Musnahkan BB 870,36 gram Narkoba dan 82 butir pil ekstasi
Menolak Diajak Menikah, Suami di Inhil Bacok Istri kedua