Pilihan
Bukan Koboi, DPR Sebut Aksi Farid Andika seperti Teroris
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, menyatakan aksi dari Muhammad Farid Andika, bos dari Restock.id, perusahaan pembiayaan dan pinjaman produktif kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) pengemudi mobil Fortuner B 1673 SJV, tang menyenggol wanita pengemudi sepeda motor dan mengancam sejumlah warga, menggunakan senjata diduga sebagai api, di kawasan BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 02.00 Wib.
Sebagai tindakan yang sangat memalukan dan arogan, sehingga Polisi diminta menindaktegas pelaku dengan hukum yang berlaku, tanpa peduli latar belakangnya siapa.
"Ini kejadian memalukan dan saya mendesak agar polisi segera menindak dan mengusut orang yang mengacungkan senjata api dengan gaya arogansinya. Ini sangat tidak dibenarkan," kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/4/2021).
Sahroni menegaskan, tindakan arogan pengancaman dengan senjata api di depan publik yang dilakukan oleh Muhammad Farid Andika itu. Sama saja dengan tindakan teroris, bukan lagi sebagai tindakan koboi. Karena menimbulkan ketakutan dan kepanikan.
"Mengancam di depan umum dengan senjata api, ya, sama saja seperti teroris mengancam dengan bom. Sama-sama memunculkan ketakutan dan kepanikan, jadi sudah sepantasnya untuk polisi agar segera menemukan dan menindak pelaku," ujarnya.
Muhammad Farid Andika, diketahui sebagai pengemudi mobil Fortuner dengan nomor polisi B 1673 SJV. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa kejadian yang viral di media sosial itu terjadi pada Jumat (2/3/2021) sekitar pukul 01.00 dini hari.
Saat itu, Muhammad Farid Andika bos dari Restock.id perusahaan keuangan dan permodalan UMKM yang telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 7 Agustus 2019 itu. Tengah melintas di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur dengan mengemudi mobil Fortuner B 1673 SJV.
Saat lampu merah, Muhammad Farid Andika menyenggol satu kendaraan sepeda motor yang ditumpangi dua orang wanita. Bukannya membantu, Muhammad Farid Andika malah meluapkan emosinya dengan marah dan mengancam sejumlah orang menggunakan senjata api.
"Yang bersangkutan adalah seorang pengusaha. Pada saat kejadian yang bersangkutan ini dari dalam mobil marah-marah dan mengeluarkan senjata api. Sekarang yang bersangkutan sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan," ujar Yusri Yunus dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).***
.png)

Berita Lainnya
Geger, Warga Batang Tuaka Ditikam OTK di Jalan Swarna Bumi
Polda Riau Tetapkan 8 Tersangka Karhutla dengan Lahan Terbakar 25,25 Hektare
DPO : Polres Inhil Cari 2 Orang Pelaku Penyaniayaan di Kecamatan Kemuning
Diduga Terjatuh ke Sungai, Juru Parkir di Tembilahan Ditemukan Meninggal
Diserahkan ke JPU, Kompol Imam Segera Disidangkan
Ada 21 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan ART di Rumah Mewah Bengkalis
Mapolda Riau Pindah ke Jalan Pattimura, Gedung Lama Bakal Jadi Rumah Sakit
Dua Tersangka Pencurian Sawit Dibekuk di Langgam
Aset Rp57,7 M Disita, Polisi Tangkap Bandar Judi Online di Pekanbaru
Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu, Oknum Polisi Berpangkat Kompol di Riau Meninggal Dunia
Bakar Lahan Seluas 50 Hektar, Warga Keritang Ditangkap Polisi
Digugat Konsumen 1,1 Ton Emas, Antam Dinilai Tidak Bersalah