Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Temuan Pansus Covid-19, Masker dari Dinas Kesehatan Bengkalis Tembus Air
BENGKALIS – Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Bengkalis menemukan adanya masker dari Dinas Kesehatan yang dibagikan ke Puskesmas Sebanga tembus air saat diuji. Temuan tersebut kontan membuat Pansus merasa prihatin mengingat petugas medis di Puskemas merupakan garda terdepan dalam menangani pasien sebelum dirujuk ke Rumah Sakit.
Temuan tersebut terungkap saat dengar pendapat antara Pansus Covid-19 DPRD Bengkalis dengan Tim Gugus Tugas penanganan COVID-19 di DPRD, Jumat (15/5/2020). Pertemuan tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Pansus Covid-19, Sofyan dan dihadiri oleh sebagian besar anggota Pansus.
Salah seorang anggota Pansus, Morris B Sihite dalam pertemuan itu menyampaikan, bahwa saat dirinya turun ke lapangan tepatnya ke Puskesmas Sebanga, dirinya menemukan APD jenis masker yang tembus air saat dilakukan pengujian. Padahal sesuai standar untuk penanganan Covid-19 bagi petugas medis, masker yang dipergunakan adalah masker yang tidak tembus air.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Politisi dari Partai Demokrat ini mengatakan, para petugas kesehatan di Puskesmas memiliki risiko besar tertular korona. Sebab, mereka yang berhadapan dengan pasien pertama kali sebelum dirujuk ke rumah sakit. Karena itu, jika APD yang digunakan tak sesuai standar, risiko mereka untuk tertular Covid-19 semakin besar.
"Waktu kami datang ke Puskesmas Sebanga, kami minta kepada petugas puskesmas, mana APD dari Diskes dan mana APD bantuan Chevron. Mereka kasih satu dari Dinas Kesehatan dan satu APD dari Chevron. Ternyata yang dari Dinas Kesehatan tidak standar. Sebaliknya bantuan Chevron standar," kata Moris saat dengar pendapat tersebut.
Pansus Covid-19 berharap agar APD yang diberikan kepada petugas medis harus berkualitas dan memenuhi standar kesehatan penanganan Covid-19. "Kami dewan bukan diam aja, kami juga turun ke lapangan," ujar Morris lagi.
Mendengar temuan pansus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, dr Ersan Saputra TH menyampaikan bahwa APD yang dibeli dari pihak perusahaan sudah terdaftar dan punya standar yang jelas. Bahkan dalam pembelian APD Dinas Kesehatan melibatkan pihak Kejaksaan dan Tipikor Polres Bengkalis.
"Setiap kita membeli APD, kita beli dari perusahaan yang standarnya jelas. Tapi, bisa satu, dua tak standar. Nanti akan saya cek," ujar Ersan yang tidak menyebutkan nama perusahaan yang memproduksi APD yang dibeli Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
.png)

Berita Lainnya
Terjadi Aksi Kejahatan Modus Pecah Kaca Mobil di Pangkalan Kerinci
Satpol PP: Jangan Sampai Kami Tutup Paksa
Pelalawan Kembali 'Membara', Helikopter Water Bombing Disiagakan
2022, Warga Kurang Mampu Dapat Bantuan Rehab Rumah Rp 25 Juta
Turnamen Sepak Bola Kapolres Inhil Cup 2023 Resmi Dibuka
Lelang Amal Peduli Siti Mardiah, Pecinta Cupang Inhil Berhasil Kumpulkan Dana Rp.37 Juta
Bobby Ariyanto Resmi di lantikan sebagai Pengurus HMI Komisariat FKIP UNISI Cabang Tembilahan
Diputus Kontrak Lewat WhatsApp, THL DLHK Pekanbaru Demo Minta Agus Pramono Dipecat
Gubri: Ciri Khas Riau dengan Budaya Melayu Tak Boleh Hilang
Sopir Masih Kritis, Polres Inhu Cari Perekam Video Mobil Travel Tabrakan
Guru SMPN 3 Intimidasi Siswa Karena Terlambat Bayar Uang Seragam Sekolah
PLN Tembilahan Bersama YBM Serahkan Bantuan Bibit Pinang dan Sayuran ke Desa Pulau Cawan