Pilihan
STIKes PMC Naik Kelas Jadi Universitas. Ini Tanggapan Sekdaprov Riau
PEKANBARU, INDOVIZKA - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pekanbaru Medical Center secara resmi telah melakukan perubahan bentuk menjadi Universitas Pekanbaru Medical Center (Universitas PMC).
Momen bersejarah pergantian status perguruan tinggi ini dirayakan secara resmi melalui acara Launching Universitas PMC, Selasa (29/9/2026) di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru
Transformasi dari STIKes menjadi Universitas ini menandai terbukanya ruang lingkup pendidikan yang lebih luas, tidak hanya pada peningkatan status kelembagaan tetapi juga perluasan peran sosial serta akademik di Provinsi Riau.
Langkah strategis ini disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Riau. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang hadir mewakili Plt. Gubernur Riau, menilai transformasi dari sekolah tinggi menjadi universitas sebagai bentuk lompatan prestasi bersama.
"Bahwa ketika masing-masing entitas ini bergerak mencapai tujuannya, menetapkan apa yang menjadi targetnya, dan ketika itu tercapai dan terjadi pelampauan, itulah sesungguhnya prestasi kita bersama di Provinsi Riau. Dari STIKes kemudian menjadi Universitas, artinya berubah menjadi lebih baik, dari ruang yang lebih kecil menjadi ruang lingkup yang lebih besar," ujar Syahrial Abdi.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Nopriadi, menyampaikan bahwa perubahan bentuk menjadi universitas harus diimbangi dengan penguatan tata kelola institusi serta peningkatan kualifikasi tenaga pengajar.
"Universitas PMC harus terus meningkatkan kualitas tata kelola Good University Governance. Kualifikasi dosen dari S2 saat ini naik ke S3 sebagaimana pesan dari Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi agar dosen-dosen kita yang masih S2 untuk lanjut ke S3 diberikan kemudahan saat ini tanpa pemotongan biaya atau tunjangan serdos dan diberikan bahkan beasiswa," ujar Nopriadi.
Apresiasi dari Walikota
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas hadirnya Universitas PMC di Kota Pekanbaru.
Ia menegaskan pentingnya keberadaan institusi pendidikan tinggi kesehatan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memiliki moralitas yang baik.
"Kami atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik atas hadirnya Universitas PMC ini dan tentu mudah-mudahan ke depannya menghasilkan, tentu adalah melahirkan tenaga kesehatan profesional yang berakhlak dan siap untuk mengabdi khususnya Kota Pekanbaru dan umumnya Provinsi Riau," ujar Agung Nugroho.
Rektor Universitas PMC yang baru dilantik, Silvia Nora Anggreini, menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan pijakan awal dari komitmen perbaikan kualitas secara menyeluruh, bukan sekadar pergantian nama papan institusi.
"Launching Universitas PMC hari ini adalah awal dari perjalanan baru. Kita tidak boleh berhenti pada seremonial saja, setelah hari ini pekerjaan besar justru dimulai. Mari kita buktikan bahwa perubahan STIKes PMC bukan hanya perubahan nama, tetapi merupakan perubahan kualitas, perubahan budaya, perubahan cara berpikir, dan perubahan menuju masa depan yang lebih baik," kata Silvia Nora.
Dengan resmi menyandang status sebagai universitas, Universitas PMC berkomitmen memperluas cakupan layanan pendidikan unggul dan adaptif untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia berkualitas di masa depan. ***
.png)

Berita Lainnya
Kegiatan RBD di Bengkalis Siswa Tunjukkan Penampilan Terbaik
Rokan Hulu Buka Sekolah Tatap Muka Senin Depan
Disdik Pekanbaru Tegaskan Seragam Tidak Wajib Beli di Sekolah
Biaya Makan Hanya Rp45 Ribu Per Hari, Komisi V: Bukan Prestasi Malah Kesehatan Terganggu
Ingat! Maret-April UN 2020 SMP hingga SMK, Ini Jadwal Mapelnya
Kabar Gembira! Kemendikbud Bakal Rekrut 20 Ribu Guru Penggerak
615 Mahasiswa Lulus Dapatkan Beasiswa Pemko Pekanbaru
BKD Riau Sudah Tekan SK Penempatan Kepsek yang Non Job
Siswa Positif Covid-19, Sejumlah Sekolah di Semarang Hentikan Belajar Tatap Muka
Pelaksanaan UNBK Tingkat SMA di Dumai Dibatalkan
Pekanbaru Belum Menerapkan Belajar Tatap Muka
Opsional, Kurikulum 2022 Tidak Ada Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Bagi Siswa SMA