Pilihan
Penerima BST Dievaluasi
Bupati Inhil Minta Camat Prioritaskan Penerima BST Orang Terdampak Covid-19
INDOVIZKA.COM- Agar proses penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap dua berjalan tanpa kendala, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, mengevaluasi dan menekankan sejumlah poin penting tahap pertama.
Penekanan ini dia sampaikan kepada seluruh Camat melalui Video Telekonfren (Vidcon) yang diselenggarakan di Studio Utama Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfopers) Inhil, Rabu (10/6).
Beberapa stresing yang menjadi penekannan Bupati, diantaranya meminta kepada Camat, memprioritaskan penerima BST orang yang bebar-benar terdampak langsung oleh Covid 19.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Kecamatan harus benar-benar memperhatikan rekapitulasi data pencairan tahap pertama," tegas Bupati.
Sedangkan bagi yang belum menerima bantuan, Bupati meminta para Camat mengidentifikasinya sehingga diketahui alasan ril sehingga yang bersangkutan tidak mencairkan dana tersebut.
"Data penerima BST yang tidak seuai syarat agar segera dilaporkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Inhil selambat-lambatnya 12 Juni 2020," paparnya.
Secara umum diakui Bupati, pihaknya sudah mampu menyelesiakan persoalan yang ada. Oleh karena itu dia mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan penyaluran BST.
Diawal Vidcon, Bupati sempat menyampaikan supaya para Camat memberikan masukkan terkait penyaluran BST. Dengan demikian dapat menjadi bahan evaluasi oleh tim yang terlibat dalam penyaluran.
Dari sekitar 52 ribu data penerima BST yang disetujui oleh pemerintah pusat terdapat sekitar lima ribu penerima belum mencairkan. Artinya baru sekitar 89 persen dana bansos yang dapat diserap.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan dapat informasi akurat kenapa ada sekitar lima ribu penerima yang tidak mencairkan. Padahal duluar sana banyak masyarakat yang mengaku tidak mendapatkan bantuan sosial demikian.
.png)

Berita Lainnya
Firdaus-Ayat Sukses Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani
Perubahan APBD Inhil Defisit Rp91 Miliar
Bupati Inhil Pastikan Check Point di Wilayah Perbatasan Berjalan Sesuai Aturan
35 Guru Kontingen Inhil Ikuti Lomba HUT PGRI dan HGN Tingkat Provinsi
TP PKK Inhil Susun Program Penanganan Gizi Buruk Balita
Diskop dan UKM Inhil Monitoring UMKM Amplang Si Kembar
56 Tahun Inhil, Capaian Pembangunan Infrastruktur Kawasan Perdesaan dan Sektor Perkebunan
Bupati Inhil Serahkan Kode Desa Aplikasi eDMC-19 Secara Virtual
Petugas Posko Perbatasan di Kempas Dapat Bantuan Sembako
Pemkab Inhil Akan Segera Bayarkan Gaji non-ASN tahun 2025
Muhammad Jamil Jabat Sekda Definitif Pekanbaru
Pemuka Agama di Inhil Diharapkan Berperan Sosialisasikan Seputar Covid-19