Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
310 Siswa/i Mengikuti Pendidikan Paskibraka Provinsi Riau 2020
INDOVIZKA.COM, INHIL - Sebanyak 210 Siswa SMA dan 100 Siswa SMP di Kota Pekanbaru telah mengikuti Pendidikan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) dan Paskibra Muda Provinsi Riau tahun 2020.
Hal tersebut di ungkap Ketua Generasi Muda (Gema) Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Riau, Muhammad Rudiansyah, SE kepada awak media melalui Via WatsApp, Rabu (10/06/2020).
Muhammad Rudiansyah menyebut bahwa Pelatihan Paskibra tersebut dilakukan selama kurang lebih 8 bulan yakni sejak (11/11/2019) sampai (07/06/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Pelatihan dilaksanakan setiap hari Minggu di gedung pemuda KNPI Jalan Diponogoro Pekanbaru, dari jam 06.00 WIB sampai jam 11.30 WIB," sebutnya.
Sementara, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Riau, Toni Werdiansyah, S.Si menyebut bahwa sebagai apresiasi kepada adik-adik peserta pendidikan pelatihan Paskibra dan paskibra muda akan kita berikan Sertifikat serta atribut lainnya.
"Yang nantinya akan menjadi bukti bahwa mereka adalah kader-kader generasi muda Indonesia yang cakap dalam Peraturan Baris Berbaris, Pengetahuan tentang Upacara, Sejarah Bangsa, sikap disiplin dan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme," sebutnya.
Selain Itu, Ketua Diklat, Indra Rukmana KJ menjelaskan bahwa karena adanya Pandemi Covid-19 ini maka panitia pelaksana tidak melaksanakan pengukuhan dan upacara pelantikan terhadap peserta pendidikan.
"Untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya penularan covid-19, maka panitia pendidikan pelatihan paskira dan paskbra muda tidak mengadakan Pengukuan dan upacara pelantikan bagi adik-adik yang telah selesai melaksanakan pelatihan," Jelasnya.
Tambahnya, kebijakan ini terpaksa diambil karena kita sama-sama tahu bahwa covid-19 ini sangat berbahaya dan penularannya pun sangat cepat. Kita tidak ingin menambah lagi pasien covid-19 di Riau, oleh karena itu kegiatan pengukuhan dan upacara pelantikan yang sudah terlaksana selama kurang lebih 30 tahun ini terpaksa kita tiadakan. Jb
.png)

Berita Lainnya
Jimly Asshiddiqie Bicarakan Sumber Dana Jimly School of Law and Government
Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Ketua DPRD Inhil Ucapkan Selamat dan Sampaikan Sejumlah Pesan
Moratorium Gambut, Izin Kilang Sagu di Kepulauan Meranti Terancam Dibekukan
Bupati Klaim Puskesmas di Inhil Lebih Unggul dari Kabupaten lain
Milenial Pekanbaru Deklarasi Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024
Hari Ini, Bupati Kampar Bakal Bahas Pra Musrenbang RKPD di Bapeda
Seleksi CPNS 2024 di Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Dimulai
Kasus DBD Masih Tinggi, Dewan Ajak Masyarakat Kembali Galakkan Gotong Royong
Logo Hari Jadi Kabupaten Indragiri Hilir Diduga Plagiat
Bapenda Pekanbaru Klaim Capaian PAD Triwulan I sudah 80 Persen
Masa Pandemi, Wakil Walikota Pekanbaru Ajak Pemuda Berinovasi
Wabup Inhil Gandeng YVB Bagikan 550 Takjil