Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
14 Desa di Inhil Belum Teraliri Listrik, H Dani M Nursalam Desak PLN Segera Tuntaskan
INDOVIZKA.COM- Anggota DPRD Provinsi Riau mendesak pihak PLN segera menuntaskan 14 desa yang belum teraliri listrik di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Hal tersebut disampaikan H Dani M Nursalam Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama GM PLN Wilayah Riau Kepri di Gedung DPRD Riau, (22/6/2020) lalu.
Dikatakan H Dani, dari 14 desa yang belum sama sekali teraliri listrik tersebut, 7 desa diantaranya berada di Kecamatan Mandah.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Adapun 7 desa di Kecamatan Mandah yang dimaksud adalah Desa Pelanduk, Desa Bakau Aceh, Desa Bantayan, Desa Batang Tumu, Desa Sepakat Jaya, Desa Suraya Mandiri dan Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah.
"Masih ada 14 desa di Inhil yang belum sama sekali teraliri listrik. Ini harus segera dituntaskan oleh PLN," kata Dani.
Selain itu, Dani juga mendesak pihak
PLN segera menuntaskan jaringan yang sudah terpasang tapi belum juga difungsikan hingga saat ini.
"Saya juga banyak menerima laporan dari desa ada kabel dan tiang listriknya sudah ada tapi belum dilanjutkan pekerjaannya. Ini tidak boleh dibiarkan, jangan sampai sarana dan prasarana sudah ada hilang begitu saja," imbuhnya.
Sebut saja misalnya di Concong, tiang listrik dan kabel sudah dibentang lama tapi aliran listrik belum juga dinikmati warga hingga saat ini.
"Kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun. Ini harus segera dibenahi, jangan sampai hilang begitu saja," katanya.

Photo : Kabel dan tiang listrik PLN di salah satu desa di Inhil terbengkalai
Tidak hanya itu, Dani juga meminta PLN segera membangun posko pelayanan gangguan aliran listrik di beberapa titik sentral. Posko pelayanan ini diharapkan berfungsi untuk mengantisipasi jika ada gangguan di daerah tersebut.
"Untuk percepatan pelayanan gangguan kami sudah usulkan 8 posko pelayanan. Titiknya itu di Teluk belengkong, Lahang, Sapat, Mandah, Bekawan, Sungai Guntung, Pelangeran dan Pulau Burung," sebut Dani.
Pada kesempatan yang sama, menyikapi kondisi listrik di Inhil, Dani menyebutkan bahwa Dispiriansyah selaku GM PLN Wilayah Riau Kepri berjanji akan menyelesaikan persoalan 14 desa yang belum teraliri listrik di Negeri Seribu Parit.
"PLN sudah berjanji segera menuntaskan aliran listrik di 14 desa tahun 2020 ini. Semoga secepatnya terealisasi," harap Ketua DPC PKB Inhil ini.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Riau Beri Beri Catatan Untuk Komisaris dan Direktur PT SPR
Paparkan Permasalahan Pajak dan Retribusi Daerah, DPRD Riau : Perlu Kemandirian Fiskal
Warga Tenayan Raya Curhat Soal Posyandu Saat Reses Anggota DPRD Riau Sumardany
DPRD Riau Minta Penerus Pj Gubernur Lanjutkan Program Prioritas
Wakil Ketua DPRD Riau Terima Audiensi LAMR Kota Pekanbaru
Perjuangkan Nasib 223 Honorer K2, DPRD Inhil Akan Bawa Hasil RDP ke Pusat
Skandal Pemerasan SYL: Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka
Pelajari Analisis Resiko, Tim Pansus BPBD Studi Banding ke Kab. Bantul
Jadwal Dinas Pegawai DPRD Riau Dibatasi
Edukasi Pemilih Pemula, Ketua Komisi 1 DPRD Riau Sebut Anggota DPRD harus Apa Adanya
Sulit Koordinasi, Warga Laporkan Anggota DPRD Dapil Rohul ke BK
Pansus DPRD Nilai Pemkab Inhil Ambigu Antara SOTK Atau Asesmen