Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pengawal Pribadi Bupati Kepulauan Meranti Ditemukan Meninggal di Kamar Wisma
SELATPANJANG - Seorang pria bernama M Yusuf (54) atau lebih akrab disapa Pak Cik ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Wisma Mitra Mulia Jalan Kesehatan, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi.
Jasad pria berbadan gempal yang diketahui sebagai pengawal pribadi (Walpri) Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan itu ditemukan pada Sabtu (11/7/2020) sekira pukul 12.30 WIB.
Pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya, melainkan meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Berdasarkan laporan polisi, adapun kronologi kejadian berawal saat petugas wisma bernama Ahmad melihat sepeda motor korban merek Jupiter Z dengan Nopol BM 2320 X masih terparkir di depan Wisma Mitra Mulia, dimana seperti biasanya sepeda motor tersebut telah dipindahkan sebelum jam 12.00 WIB
Kemudian Ahmad menghampiri kamar nomor 104 tempat korban biasa menginap. Sesampainya di depan kamar Ahmad memanggil dan mengetok pintu kamar namun tidak ada jawaban. Kemudian Ahmad memanggil temannya bernama Bobi yang pada saat itu sedang ada di Wisma Mitra Mulia untuk membantu menggedor pintu kamar korban.
Setelah pintu kamar korban terbuka kedua saksi melihat korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi muka telah membiru.
Selanjutnya kedua saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tebing Tinggi. Setelah menerima Laporan tersebut Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Aguslan, SH dan Kasat Reskrim AKP Prihadi Tri Saputra beserta tim dan didampingi petugas Kesehatan dari Gugus Depan Covid-19 melakukan olah TKP dan identifikasi. Selanjutnya mayat dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak saksi dan keluarga diperoleh informasi bahwa M Yusuf sudah tinggal dan berdomisili di Wisma Mitra Mulia sejak 10 tahun yang lalu, sejak bercerai dengan keluarganya dimana saat ini keluarga korban sudah menetap dan menjadi warga negara Malaysia. Dia juga tinggal disana sebagai pengawas wisma yang notabene adalah milik dari keponakan kandungnya.
Saat ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, kondisi kamar 104 tempat dia menginap ditemukan kondisi AC dan TV dalam keadaan hidup. Dia juga ditemukan hanya menggunakan pakaian dalam, hal tersebut adalah kebiasaan korban yang diketahui dari keterangan saksi.
Selain itu juga diketahui M Yusuf memiliki gangguan kesehatan berupa penyakit lambung yang diketahui saksi sudah lama diidap dan tidak terlihat adanya gejala penyakit lain.
Sementara itu berdasarkan pemeriksaan dari pihak RSUD dalam hal ini dilakukan oleh dr Fitri tidak ditemukan adanya indikasi tanda kekerasan dan dia meninggal secara wajar.
Pihak keluarga juga menerima dan menolak untuk dilakukan autopsi. Hal itu ditandai dengan dibuatnya surat pernyataan menolak autopsi dan pihak keluarga yang menyatakan bahwa pihak keluarga dan ahli waris menerima musibah ini dengan ikhlas dan akan melaksanakan penyelenggaraan jenazah. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
.png)

Berita Lainnya
Tragis, Ibu Asal Aceh Meninggal di Halte Pekanbaru Setelah Dua Bulan Hidup di Jalan
Puluhan Kios dan Rumah di Pekanbaru Rusak Dihantam Angin Kencang
Bentrok Berdarah Antara PT DSI dan PT Karya Dayun, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Tewas Diterkam Warga Desa Kayu Ara Kepulauan Meranti Saat Menjala Udang
Seorang Perempuan Alami Laka Lantas di Parit 2 Tembilahan Hulu
Beberapa Rumah Rusak Akibat Jebolnya Tanggul di Desa Kuala Selat
Kapal Nelayan Tenggelam di Kuala Gaung, Anggota Posal TNI Angkatan Laut Tanjung Datuk Tembilahan Bantu Evakuasi
Seorang Pria di Enok Disambar Buaya, Pencarian Masih Dilakukan
Petugas DPKP Inhil Evakuasi Ular Sawa 6 Meter Setelah Memangsa Kucing Warga
Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru Ditangkap, Sempat Bacok Korban dan bawa Kabur Motor
Bocah 11 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Sungai Siak
Korban Meninggal Tanah Longsor di Natuna Bertambah Jadi 46 Orang, 9 Orang Masih Hilang