Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Masyarakat Riau Diajak Gotong Royong Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
PEKANBARU - Masyarakat Provinsi Riau diajak bergotong royong memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bumi Lancang Kuning.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar karena menurutnya masalah Covid-19 bukan hanya tugas Satgas, tapi semua elemen masyarakat.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Jadi harus gotong royong kita semua. Kita jangan berhenti memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan," kata Gubri.
Karena itu, Gubri berharap pemuka masyarakat, agama dan adat agar dalam momen apapun untuk memberi pemahaman kepada masyarakat soal bahaya Covid-19.
"Memang Covid-19 ini tak nampak. Tapi barang ini nyata dan ada (Covid-19) di tengah-tengah kita. Maka kita tak bisa abaikan. Kalau kita ingin selamat, tak ada jalan lain obatnya patuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Menurutnya, penyuluhan maupun sosialisasi protokol kesehatan yang dilakukan pemuka masyarakat, agama maupun adat terbukti menekan kasus positif Covid-19.
"Saya saat bertemu dengan Ketua MUI Riau Prof Nazir Karim bercerita waktu kita selesai menyambut Ramadhan dan Idul Fitri lalu tenang kita. Tidak ada penambahan kasus yang signifikan. Saya tanya ke Prof Nazir apa penyebabnya? Kata beliau sebab waktu itu cerama agama diisi oleh masalah Covid-19. Saya harap sosialisasi seperti ini harus terus dilakukan," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Pimpinan Pondok Pesantren se-Kota Batam Gelar Silahturrahmi Akbar bersama Polda Kepri
Lantik Pengurus PWI Kepri, Batam, dan IKWI Kepri: Zulmansyah: Wartawan Harus Pegang Teguh Kode Etik
Air Sungai Batang Lubuh Mendadak Naik, Pencarian Anak Hanyut Dihentikan Sementara
Pemprov Riau Umumkan Hasil Sanggahan Seleksi PPPK, 28 Peserta Lanjut ke Tahap Berikutnya
Anggota Satgas TMMD Sholat Magrib Berjamaah dan Yasinan di Desa Teluk Bunian
PQRIS Rutin Laksanakan Kajian dan Arisan Qurban
1 Juli, Polres Rohul Gratiskan Biaya Pengurusan SIM
Banyak Nunggak, Bapenda Riau Imbau Pemda Juga Manfaatkan Pemutihan Pajak
Dewan Tak Sependapat dengan Pemko yang akan Swastanisasi Pasar Cik Puan
Inisiasi Perda Bantuan Hukum, ILC Hearing Bersama Komisi 1 DPRD Inhil dan Stake Holder Terkait
Pemkab Inhil Dirikan Posko Penanganan Korban SB Evelyn Calisca 01
Zulmansyah Sekedang Paparkan Makna Tema HPN 2025 di Riau di TVRI