Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19 Dilindungi Negara
JAKARTA (INDOVIZKA) - Hingga saat ini, jumlah orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 116 ribu. Di antara para korban meninggal dunia ini, tak sedikit yang meninggalkan anak-anak di bawah umur.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memastikan negara akan memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia, khususnya semua anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19.
"Perlindungan dan kesejahteraan anak merupakan prioritas utama pemerintah. Negara akan hadir untuk melindungi semua anak yang merupakan bagian penting dari masa depan bangsa ini," kata Menkominfo dalam siaran resmi, Ahad (15/8/2021).
Johnny menambahkan, pemerintah senantiasa berupaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan anak dengan menjamin hak-haknya. Bagi anak-anak yang kehilangan orangtua karena Covid-19, pemerintah memberikan perlindungan dan bantuan agar mereka mampu melanjutkan hidup.
"Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan berbagai bantuan kepada anak-anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19. Pemerintah berupaya memastikan anak-anak bangsa bisa terus melanjutkan hidup sebagai harapan dan masa depan Indonesia," ujarnya, seperti dikutip dari Antara.
Menkominfo memaparkan bantuan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti bantuan obat-obatan, vitamin, test swab/PCR, vaksinasi, dan kebutuhan dasar anak lainnya. Pemerintah juga memberikan konseling untuk anak-anak dan keluarga mereka.
Pemerintah juga berupaya menyatukan kembali anak dengan keluarga besar mereka untuk mencegah anak kehilangan hak pengasuhan.
Pemerintah juga turut memfasilitasi pengasuhan alternatif melalui pengasuhan oleh orangtua asuh atau panti asuhan, serta membantu keluarga besar anak untuk mengatasi kesulitan dalam mengasuh anak.
Upaya lain dengan memberikan terapi fisik, psikososial dan mental spiritual juga diberikan kepada anak untuk mengatasi rasa sedih dan trauma karena kehilangan orangtua akibat Covid-19.
"Pemerintah mendukung anak-anak agar mendapatkan akses pendidikan dan fasilitas kesehatan yang layak," kata Johnny.
Lebih lanjut, Menkominfo menyatakan, pemerintah terus menghimpun data anak-anak yang kehilangan orangtua karena Covid-19 berdasarkan nama dan alamat tempat tinggal. Hal ini, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan semua anak yang membutuhkan dapat segera mendapatkan penanganan dan bantuan dari pemerintah.
"Anak-anak adalah aset bangsa dan generasi penerus yang menentukan masa depan bangsa. Perlindungan dan kesejahteraan anak menjadi prioritas pemerintah," pungkas Johnny.
.png)

Berita Lainnya
KDRT Tidak Hanya Kekerasan Fisik, Simak 5 Tandanya
Tolak Sertifikat Elektronik, DPR Sebut Penyebab Sengketa Pertanahan adalah Manusia di BPN
Pelanggan Game Online Kini Dikenakan Pajak 10 Persen
Lakpesdam PBNU Minta Jokowi Batalkan TWK KPK
Kabar Gembira, Pemerintah tidak akan Hapus Tenaga Honorer
Kejaksaan Agung Naikkan Kasus Satelit Orbit 123 Kemenhan ke Penyidikan
Prabowo Disebut ‘Hello Kitty’ Bukan Singa, Lantaran Lembek Sikapi Insiden Natuna
Rakernas LPTNU": Cara Nahdlatul Ulama Rumuskan Arah Pendidikan Tinggi di Momen Satu Abad NU
Tinggal Tunggu Figur Menteri, DPR Optimis Peleburan Kemendikbud Riset Efektif
Jokowi Sebut Ekonomi Pedesaan Jadi Salah Satu Penyelamat saat Pandemi
CATAT! Ini Lokasi dan Jadwal SKD CPNS Kemenag di 12 Provinsi, Wanita Wajib Pakai Rok
Kontribusi PMRJ, Komjen Pol Gatot Edy Bagikan 3000 Alquran