Pilihan
Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemko Pekanbaru 2015 Tak Kunjung Selesai, PP Surati Kejari
PEKANBARU - Kasus dugaan korupsi Dana Hibah Pemko Pekanbaru senilai Rp120 miliar, sejak ditangani Kejari Pekanbaru pada tahun 2015, hingga kini masih simpang siur. Kalangan penggiat korupsi mempertanyakan perkembangan kasus tersebut.
Hal ini terungkap dari surat bernomor 011/BPPH-MPC-PP/PBR/Eks/I/2020 Tanggal 13 Januari 2020 yang dilayangkan oleh Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru ke Kejari Kota Pekanbaru.
"Kami dari Ormas PP mendukung Kejari Pekanbaru untuk segera menyelesaikan proses penyelidikan/penyidikan kasus tersebut. Biar ada kepastian hukum," Kata Ketua BPPH MPC PP Pekanbaru, Dedi Harianto Lubis, Selasa (14/01/2020) dikutip dari beritariau.
Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada perkembangan dari penanganan kasus korupsi yang diduga melilit kalangan pejabat di Pekanbaru tersebut.
Bahkan katanya, Walikota Pekanbaru selaku pimpinan yang bertanggung jawab terhadap penggunaan APBD Pekanbaru sampai saat ini belum dimintai keterangan oleh pihak Kejaksaan Negeri Pekanbaru.
"Berdasarkan informasi yang kami dapat dari beberapa sumber, kejaksaan sudah meminta keterangan Syukri Harto sekda pada saat itu, Asisten I, Kabag Hukum, Kabag Kesra Zamzami, bagian keuangan dan beberapa camat," terang Dedi.
Sementara itu, Sekretaris MPC PP Kota Pekanbaru, Mustakim, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung upaya yang dilakukan BPPH dalam mempertanyakan simpang siur kasus korupsi yang melibatkan anak buah Firdaus MT tersebut.
"Secara kelembagaan PP siap mengawasi dan mengawal jalannya roda pemerintahan di Pekanbaru. Apalagi menyangkut anggaran APBD, ini kan uang rakyat, harus jelas penggunaannya, walikota harus siap mempertanggungjawabkan itu," tegasnya.(*)
.png)

Berita Lainnya
Aniaya Korban Hingga Tewas, Pemuda di Inhil Diringkus Polisi
Kejari Rohil Terima Penyerahan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 5,8 Miliar
Judicial Review UU KPK Ditolak MK, Demokrat Bilang Terlalu Berlebihan Jika Khawatir KPK akan Mati
Korban Pencabulan Guru Rebana di Batang Bertambah Jadi 12 Anak
Pengedar Uang Palsu Diamankan Polres Inhil
Tabrak Lari di Pekanbaru, Satu Remaja Tewas, Polisi Buru Pengemudi Mobil
Polisi Gagalkan Narkoba Selundupan Asal Belanda untuk Perayaan Tahun Baru
Kronologi Pembunuhan Anak Kandung Diawali Tendangan pada Alat Vital
Akhirnya, Pencuri Uang Rp195 Juta di Kempas Diringkus Polisi
Penipuan Jual Beli Madu Palsu Mulai Marak di Riau
MK Mulai Sidangkan 35 Sengketa Pilkada pada 26 Januari
Curi Motor di Tempat Cucian, Pelaku Ditangkap di Masjid