Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Soal Muktamar NU, Ketua Ikatan Gus Indonesia Laporkan 3 Media ke Dewan Pers
MALANG (INDOVIZKA) - Ketua Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur melaporkan tiga media siber ke dewan pers soal pemberitaan muktamar NU
“Ada tiga media yang membuat berita tanpa mengkonfirmasikan pada saya. Saya tidak pernah diwawancarai. Ini jelas fitnah, berita palsu,” kata Gus Fahrur kepada Tempo, Ahad pagi, 31 Oktober 2021.
Fahrur mengatakan pemberitaan di ketiga media tersebut mengesankan ia berbuat curang untuk memenangkan Yahya Cholil Staquf dalam muktamar NU mendatang.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Fahrur sudah membantah pemberitaan tersebut dan menyatakan ketiga berita murni fitnah dan opini menyesatkan.
"Ketiga media ini memuat berita yang hampir sama. Bahkan titik komanya sama, dan seakan berita ini merupakan berita kiriman dari seseorang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Fahrur.
Ikatan Gus-Gus Indonesia memang terbuka mendukung pencalonan Yahya Staquf sebagai ketua umum PBNU dalam muktamar NU. Yahya juga sudah mengumumkan maju sebagai ketua umum PBNU, Senin, 11 Oktober 2021.
.png)

Berita Lainnya
Presiden Tolak Permintaan Audiensi Tim TP3 Laskar FPI, Amien Rais Katakan Ikan itu Busuk dari Kepalanya
Tarif Tertinggi Rapid Test Hanya Rp150 Ribu
Minggu Depan Ada Program Bikin SIM Gratis
Abdul Wahid Pertanyakan Kebijakan BBM 1 Harga
Ini Modus Dua Bidan di Yogyakarta Jual 66 Bayi Sejak Tahun 2010
Anies Baswedan Kritik Proyek Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur
Ini ASN yang Bisa Cuti saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022
PPI Didorong Jadi Benteng Pertahanan Pancasila
Kapolri Terbitkan Izin Liga 1 dan Liga 2
Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara, Jokowi: Jakarta Akan Seperti New York
Persiapan Jakarta Jelang Lepas Status Ibukota
Mulai Hari Ini, Pesawat, Bus dan Kereta Api Berhenti Beroperasi