Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
217 Ribu Personel Polri Amankan Operasi Lilin Nataru
JAKARTA (INDOVIZKA) - Polri bakal libatkan sekitar 217 ribu personel dalam Operasi Lilin Pengamanan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Nantinya personel Porli itu akan tersebar di seluruh Indonesia.
"Kami libatkan seluruh Indonesia, sekitar 217 ribu, seluruh Indonesia," Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/11).
Selain personel Polri, dia juga menyebut, TNI bersama Satpol PP serta stakeholder lainnya juga turut mengerahkan personel dengan tugas dan perannya masing-masing.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"TNI juga mempersiapkan personelnya, Satpol PP, dan jajaran kesehatan juga mempersiapkan, dan stakeholder terkait lainnya," ungkapnya.
Sementara terkait gelaran Operasi Lilin saat masa libur Nataru ini dilakukan pada 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19.
Dalam operasi tersebut, Polri juga bakal mendirikan Posko PPKM Level 3 dibeberapa titik perbatasan daerah maupun setiap gerbang tol. Nantinya, petugas akan melakukan pengecekan Surat Keluar Masuk (SKM) yang dikeluarkan oleh ketua RT bagi pengendara.
"Kemudian Polri juga di seluruh-seluruh pintu-pintu tol, dan jalur-jalur akses tertentu perbatasan antarwilayah. Itu ada pos sebagai check point, nah di situ nanti juga akan dicek di situ apakah masyarakat yang bepergian memiliki SKM," jelas Dedi.
Para pengendara yang tidak dapat menunjukkan SKM akan diminta melakukan tes cepat Covid-19 antigen maupun PCR secara gratis di Posko PPKM. Jika kedapatan positif seusai tes PCR, pengendara tersebut akan langsung dievakuasi.
Polri juga berencana akan memasangkan stiker kepada setiap kendaraan yang digunakan masyarakat untuk bepergian ke luar kota selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
"Kita juga akan beri stiker dari setiap masyarakat yang akan bepergian menggunakan kendaraan," terang Dedi.
Adapun tujuan pemasangan stiker itu, kata Dedi, diperuntukan sebagai tanda bagi petugas terhadap setiap pengendara yang telah memenuhi persyaratan seperti swab antigen maupun surat izin keluar masuk.
"Kalau misalkan belum akan dilakukan swab antigen, kalau misalnya dia nanti positif akan ditindaklanjuti PCR. Kalau misalkan positif akan dievakuasi menuju tempat lain. Kalau misalnya SKM dia ada, maka silakan melanjutkan perjalanan," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Abdul Wahid Minta Badan Informasi Geospasial Percepat Pemetaan Tata Ruang Nasional
Pegawai non-PNS Keluyuran Keluar Kota Siap-siap Kena Sanksi
Menkominfo: Presiden Minta Teknologi Informasi Mampu Dikuasai Bangsa Indonesia
Masih Penasaran kenapa WNA Boleh Masuk Tapi Warga Dilarang Mudik? Ini Jawaban Pemerintah...
Tangkal Corona, Kominfo Mulai Lacak Kerumunan Massa Lewat HP
Ini Alasan Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Hingga 6 September
THR PNS Cair Bulan Mei, Berikut Besarannya
Berikut Cara Klaim Token Listrik Gratis di Bulan Juni
Kawal Perubahan UU Perkebunan, Abdul Wahid Minta Kepala Daerah Agresif Dorong Bagi Hasil Sektor Sawit
Masnur: Saya Meneteskan Air Mata ketika Golkar di Riau Tumbang
Berikut Penjelasan Tentang Tes SKD CPNS 2019 dari Soal Ujian Hingga Sistem Penilaian
Dipakai untuk Balas Dendam hingga Bungkam Kritik, Aktivis dan Praktisi Medsos Berharap UU ITE Direvisi