Pilihan
Wapres Sebut RI Masih Butuh Inovasi untuk Wujudkan Pusat Halal Dunia Tahun 2024
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, Indonesia masih membutuhkan banyak terobosan dan inovasi untuk mewujudkan Pusat Halal Dunia tahun 2024. Dia berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui kongres ekonomi umat banyak melahirkan gagasan segar agar terciptanya pusat halal dunia.
"Untuk mewujudkan cita-cita menjadi Pusat Halal Dunia tahun 2024, kita masih membutuhkan lebih banyak terobosan dan inovasi. Mudah-mudahan dari Kongres Ekonomi Umat ke-2 ini, banyak dilahirkan gagasan segar untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia," katanya dalam acara kongres ekonomi umat ke-2 MUI, Minggu (12/12).
Ma'ruf pun mengapresiasi jihad ekonomi yang dilakukan MUI. Salah satunya melalui penyelenggaraan Kongres Ekonomi Umat ke-2 sebagai tindak-lanjut dari Kongres Ekonomi Umat pertama yang akan membawa banyak kemanfaatan bagi pengembangan ekonomi umat, ekonomi dan keuangan syariah, dan ekonomi Indonesia secara luas.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Dalam beberapa tahun belakangan, kita telah melihat berbagai kemajuan di empat bidang pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu industri produk halal, industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, dan perluasan usaha syariah," ucapnya.
Menurutnya, perluasan usaha Syariah perlu ditopang oleh program penyemaian pelaku usaha melalui pusat-pusat inkubasi bisnis di berbagai daerah. Kata dia, ketersediaan infrastruktur ekonomi dan keuangan syariah seperti perbankan, asuransi dan pasar modal ibarat sebuah bis, sedangkan penumpangnya adalah para pelaku usaha.
"Oleh karena itu bisa tidak akan bermanfaat secara optimal bila tidak memiliki penumpang. Dengan demikian maka salah satu yang harus dilakukan oleh MUI adalah mendirikan dan mengembangkan pusat inkubasi bisnis di berbagai daerah," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
BKN Keluarkan Surat tentang Pengadaan CPNS dan PPPK Non-Guru 2021, Apa Isinya?
KPK Jebloskan Eks Sekretaris MA Nurhadi ke Penjara
Syukuran Penghargaan MURI, SMSI Mendesain Masa Depan Media Siber
JK Prediksi April Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 2 Juta
Swasembada Beras Indonesia Diakui Dunia, Harga Beras Global Turun 44 Persen
Bareskrim Dalami Dugaan Penimbunan 1,1 Juta Kg Minyak Goreng di Sumut
Anggota Komisi IX Klaim Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun Tak Pernah Dikonsultasikan
Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan Jatuh pada Selasa 13 April 2021
Kronologi Bahasa Melayu Berubah Menjadi Bahasa Indonesia pada Sumpah Pemuda
Kabur Bawa Senjata SS-2 V1 di Papua, Foto Prada Yotam Bugiangge Disebar
Mengenal Masker Canggih Rp 22 Jutaan yang Dipakai Istri KSAD
Omzet Pabrik Penimbun Masker Ilegal di Cakung Mencapai Rp 200 Juta Per Hari