Pilihan
Selama 2021, Kartu Prakerja Jangkau 5,93 Juta Orang dengan Nilai Rp13,6 T
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mencatat, jumlah penerima program kartu pra kerja 2021 (batch 12-22) mencapai 5,93 juta orang, dengan nilai insentif Rp13,6 triliun. Angka ini meningkat jika dibandingkan posisi 2020 yang tercatat hanya 5,50 juta penerima dengan nilai Rp13,36 triliun.
Jika dirinci, dari total 5,93 juta penerima manfaat program pra kerja, sebanyak 98 persen atau 5,83 juta orang telah menyelesaikan latihannya. Sementara sebanyak 5,71 juta atau 96 persen penerima telah mendapatkan insentif.
"Pertama kartu prakerja mulai sejak April 2020 jadi program andalan pemulihan ekonomi sampai sekarang," kata Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (15/12).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Berdasarkan catatannya, total pendaftaran kartu prakerja telah mencapai 79 juta orang. Jumlah ini tersebar di 34 provinsi ada di Indonesia dan 514 kabupaten kota. "Seluruh provinsi dijangkau di 2020 hingga 2021," ujarnya.
Selama program kartu prakerja berjalan pemerintah sudah menggandeng beberapa mitra. Mulai dari pembayaran, pemerintah telah bekerja sama dengan BNI, Gopay, Dana, LinkAja, dan OVO.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tujuh platform digital. Diantaranya adalah Disnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, MauBelajarApa, Pintaria, Karier.mu, dan Bukalapak.
Serta menggandeng delapan institusi pendidikan. Mulai dari Universitas Indonesia, Atmajaya, Indonesia Mengajar, UGM, UNAIR, Institut Pertanian Bogor, UMM dan Universitas NU Indonesia.
.png)

Berita Lainnya
Tol Pekanbaru-Padang Lewati Terowongan 14 Km di Limapuluh Kota
Presiden Jokowi Apresiasi Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla di Riau
BPOM dan Peneliti Vaksin Beda Data, DPR Ancam Proses Hukum yang Lakukan Pembohongan Publik
DPR Dorong PUPR Prioritaskan Masyarakat Penghasilan Rendah Dapatkan Pembiayaan Perumahan
Kementerian PUPR Butuh Tambahan Rp1,16 T Dukung Presidensi G20 Hingga MotoGP
Golkar: Jangan Asal Bunyi dalam Kritik Pemerintah, Apalagi Menyebarkan Hoaks
Airlangga Bidik Seluruh UMKM di RI Harus Digitalisasi
Kemenkeu akan Bayar Kekurangan DBH Meranti usai Diprotes Bupati
Kapolri Listyo Sigit Mutasi Ketua KPK Firli Bahuri
Anggota DPR Soroti RUU IKN Kurang Memperhatikan Aspek Lingkungan
Viral Dugaan Mesum, Pasien dan Nakes Wisma Atlet Ditangkap
Viral Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol Usai Tabrak Motor