Pilihan
Tangkap 370 Terduga Teroris Sepanjang 2021, Densus 88 Ingin Mengikis Jaringan Teroris
JAKARTA (INDOVIZKA) - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 370 terduga teroris sepanjang 2021. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2020 dengan 232 terduga teroris ditangkap Densus 88 Antiteror Polri.
Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan, meningkatnya penangkapan tersebut dikarenakan pihaknya ingin mengikis habis jaringan teroris yang masih ada.
"Jumlah penangkapan meningkat dengan semakin efektifnya kinerja Densus 88 dan setiap upaya penegakan hukum tujuannya adalah mengikis habis jaringan atau kelompok teroris yang ada," kata Aswin saat dikonfirmasi, Jumat (24/12).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Meski begitu, Aswin tak ingin berasumsi meningkatnya penangkapan karena semakin suburnya teroris di Indonesia. Menurutnya, peningkatan jumlah penangkapan itu bukti kinerja dan kerja keras Densus yang meningkat dan semakin efektif.
"Kegiatan-kegiatan monitoring, intelijen, pencegahan melalui kontra narasi dan kontra radikalisme hingga proses re-edukasi dan re-integrasi eks napi terorisme terus dilakukan, sebagai bentuk soft approach yang dilaksanakan oleh Densus 88," tutup dia.
Jumlah Terduga Teroris Ditangkap
Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan 370 terduga pelaku tindak pidana terorisme. Jumlah tersebut merupakan tangkapan sepanjang 2021, hingga 24 Desember.
"Jumlah penangkapan 370, semua (tersangka)," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Jumat (24/12).
Dari data Densus, penangkapan terbanyak dilakukan pada bulan Maret yakni sebanyak 75 orang, kemudian April sebanyak 70 orang beserta Agustus 61 orang.
Selanjutnya, penangkapan paling sedikit dilakukan pada bulan Oktober 1 orang, September 7 orang dan Juli hanya sebanyak 8 orang.
Berikut jumlah penangkapan terduga teroris sepanjang 2021 :
1. Januari : 29 Orang
2. Februari : 24 Orang
3. Maret : 75 Orang
4. April : 70 Orang
5. Mei : 17 Orang
6 . Juni : 25 Orang
7. Juli : 8 Orang
8. Agustus : 61 Orang
9. September : 7 Orang
10. Oktober : 1 Orang
11. November : 17 Orang
12. Desember : 36 Orang
.png)

Berita Lainnya
Abdul Wahid Minta PLN Berikan Keringanan Tagihan Listrik yang Membengkak Selama Covid-19
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka Usai Lebaran
6 Cara Cek NIK KTP dari Rumah, Cukup Gunakan Handphone
Hati-hati Jebakan SMS 'IMEI HP Tidak Terdaftar' dari Nomor Kominfo Palsu
Vaksinasi dan Literasi
Uang Kripto: Aset Digital Belum Jadi Alat Tukar Sah di RI, tapi Bisa Dicairkan
Ustaz Abdul Somad Ziarah ke Makam Korban Tsunami
Alasan Bareskrim Tak Kunjung Berantas Sindikat Judi Online Terkesan Tak Serius
Firli Bahuri Sebut Brimob Lindungi Pegawai KPK dari Penyelidikan-Penangkapan
Jelang Unjuk Rasa Pembebasan Habib Rizieq, DPR: Hukum Tidak Bisa Diintervensi Siapapun
Paska Libur Panjang, Ruang ICU dan Isolasi di 9 Provinsi Terisi hingga 70 Persen
Sambangi Kantor PLN Riau-Kepri, Abdul Wahid Pastikan Elektrifikasi di Wilayah Pinggiran