Pilihan
Pengendara Mobil Aniaya Pelajar di Areal Minimarket Medan Ternyata Kader Partai
JAKARTA (INDOVIZKA) - Pelaku penganiayaan seorang pelajar di parkiran minimarket kawasan Sekolah Al-Azhar, Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Medan, ternyata merupakan kader dari organisasi masyarakat di bawah naungan PDIP Sumatera Utara (Sumut) yakni Satgas Cakra Buana. Hal tersebut dibenarkan Wakil Ketua PDI Perjuangan Sumut, Aswan Jaya.
"Benar memang," kata Aswan kepada wartawan, Jumat (24/12) malam.
Menurut Aswan, pemukulan yang dilakukan HSM terhadap seorang pelajar yakni FL diawali persoalan parkir. Saat itu HSM diminta untuk memundurkan mobilnya yang terparkir di belakang sepeda motor FL. Namun, permintaan itu disertai dengan nada kasar.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Kalau dari keterangan dia (pelaku), yang dipukul itu sebelumnya bentak-bentak, berkata kasar menuduh mobil itu menghalangi sepeda motornya," ungkapnya.
Lanjut Aswan, pemukulan itu sebenarnya bisa dicegah jika FL memiliki inisiatif mengeluarkan sepeda motornya tanpa harus menyuruh mobil HSM untuk mundur.
"Di lihat dari sisinya masih ada jaraknya untuk bisa keluar. Mungkin saja ada pihak yang menggoreng (isu) ini karena dari Satgas PDI Perjuangan. Tapi untuk kronologi detailnya saya belum tahu," tutup dia.
Seperti diberitakan, seorang pria pengendara mobil Toyota Prado viral di media sosial seusai memukul dan menendang anak di bawah umur. Aksi pemukulan yang diduga dipicu persoalan parkir itu terekam kamera CCTV salah satu minimarket di Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kota Medan, pada 16 Desember 2021.
Dalam video menunjukkan pemukulan itu berawal saat HSM tiba di minimarket dan langsung memarkirkan mobilnya. Namun, ketika memarkirkan kendaraannya mobil HSM menyenggol sepeda motor yang telah terparkir di depannya.
Tak lama berselang pemilik sepeda motor berinisial FL yang diketahui masih pelajar itu keluar dari minimarket usai berbelanja. Di saat yang bersamaan HSM juga turun dari kendaraannya. Keduanya pun sempat berdialog.
Namun, tanpa alasan yang jelas tiba-tiba HSM langsung memukul wajah FL. Bukan hanya sekali pukulan, HSM juga menendang FL yang masih membawa barang belanjaannya. Mendapat pemukulan itu FL hanya diam dan tak membalas perbuatan HSM. Belakangan diketahui FL telah membuat laporan ke polisi pada 17 Desember 2021.
.png)

Berita Lainnya
498 WBP Lapas Kelas IIA Tembilahan Dapatkan Remisi, 1 Diantaranya Bebas Hari ini
Ahli Jaringan Listrik Tegangan Tinggi ITB Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Proyek SKTT di PT PLN
Biadab! Seorang Ayah di Bengkalis Cabuli Anak Kandungnya Sendiri
HMI Desak Kepastian Hukum Kasus Z Park,Kapolres Sebut 25 Saksi Sudah Diperiksa
Hati- hati, Maling Sparepart Sepeda Motor Marak di Guntung Inhil
5 Tersangka Jaringan Sindikat Narkoba di Inhil dan Inhu Dibekuk Polisi
Polda Riau Tetapkan 2 Tersangka Korporasi Pembakar Hutan
'Banteng Simalungun' Pastikan Komisi II Segera Tuntaskan 4 Kardus Laporan Masyarakat Terkait Mafia Tanah
Walikota Pekanbaru Diperiksa Terkait Kelalaian Pengelolaan Sampah
Sambil Menagis, Ini Curhatan Istri Marahi Suami Mabuk Dituntut 1 Tahun Penjara
Satu Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Utara Ditemukan Tewas, 9 Dalam Pencarian
Ternyata Ini Motif Penyiraman Air Keras di Tembilahan