Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
3,5 Kg Sabu dan 6.686 Butir Ekstasi Asal Negara Luar Dimusnahkan BNN Riau
INDOVIZKA.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau, Selasa (28/1/2020) siang, musnahkan barang bukti sabu 3,5 kilogram dan pil ekstasi 6.686 butir. Barang ini disita petugas dari tangan seorang pengedar inisial RAW warga Rohul. Ia ditangkap di rumah kontrakannya Jalan Tiung Ujung, Pekanbaru.
Plt Kabid Pemberantasan dan Penindakan BNN Riau Kompol Khodirin kepada halloriau.com, menuturkan barang bukti yang dimusnahkan milik tersangka RAW sebagai pengedar narkoba.
"Barang bukti ini, 3,5 kilogram sabu dan pil esktasi 6.686 butir milik tersangka RAW ditangkap kemarin di Jalan Tiung Ujung, Pekanbaru," ujar Khodirin usai pemusnahan barang bukti.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan dengan cara dilarutkan dalam wajan berisikan air yang telah dicampuri racun serangga. Lalu untuk pil ektasi, petugas memusnahkan dengan cara diblender hingga hancur.
Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut terlebih dahulu dilakuan pengecekan oleh tim BBPOM untuk mengetahui kadar zat yang terkandung didalam sabu dan ekstasi, untuk mengetahui keaslian barang.
Khodirin mengatakan, RAW yang juga warga Kabupaten Rokan Hulu itu, tidak bekerja sendiri. Melainkan disuruh oleh seseorang (bandar). Untuk proses penyelidikannya, petugas kembali menelusuri kampung halamannya.
"Karena, RAW warga Rohul kita kejar ke kampung halamannya. Kita mengira akan mendapatkan informasi terbaru, ternyata disana hanya rumah biasa tempat tinggalnya saja. Dia melakukan transaksi narkoba di Pekanbaru," terang Khodirin.
Menurut Khodirin, barang bukti yang ditangkap dari tersangka adalah barang dari luar negeri. Melalui pelabuhan tikus, barang haram tersebut diselundupkan hingga masuk ke Pekanbaru dan siap diedarkan kembali kepada pemesan.
"Itu yang sulit kita pantau, masuk dari pelabuhan tikus. Untuk orang yang menyuruh RAW sendiri, sudah kita kantongi identitasnya dan dilakukan pemburuan," singkat Khodirin yang didampingi Penyidik Madya Bidang Pembrantasan BNN Riau AKBP Haldun.
Sebelumnya, BNN Provinsi Riau berhasil menggrebek sebuh rumah kontrakan di Jalan Tiung Ujung Kecamatan Payung Sekaki. Sabu 3,5 kilogram dan 6.686 butir inek ditemukam didalam rumah kontrakan yang baru ditempatinya selama tiga bulan di Pekanbaru.
.png)

Berita Lainnya
Ternyata Ini Motif Penyiraman Air Keras di Tembilahan
Sakit Hati Pernah Direhabilitasi, Pria Ini Ancam Anggota Polres Inhil Pakai Golok
Polres Inhil Gelar Press Release Kasus Dugaan Pembegalan
Janji Dinikahi, Pria Ini Malah Bawa Kabur dan Cabuli Anak di Bawah Umur
Jual Beli Narkoba, Pria di Tembilahan Ini Diringkus Polisi
Golkar Dorong Pemerintah Masukan RUU ITE dalam Prolegnas 2021
Beri Efek Jera, 15 Pelanggar Protkes di Inhil Didenda Uang dan Kerja Sosial
BNN Amankan 171 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi, Arman Depari: Pengendalinya Napi
Bacok Mandor PT PPJ, Buruh Panen Sawit di Rohil Diamankan Poo
ABG di Riau Meregang Nyawa di Hotel, Polres Tetapkan Teman Kencan Korban Tersangka
Ungkap Penyeludupan Barang Elektronik, Polres Inhil Gelar Press Release
Tidak Hanya Kasus SPR, Kejati Riau Juga Hentikan Pengusutan Bagi-bagi Jatah Proyek di Bengkalis