Pilihan
Oknum Petugas Lapas Tembilahan Halangi Tugas Wartawan
INDOVIZKA.COM - Diduga dua orang oknum penjaga pintu masuk Lapas Kelas II A Tembilahan halangi tugas wartawan saat ingin mengkonfirmasi terkait penangkapan tamu yang membawa narkoba dalam rambutan, Jum'at (14/2/2020).
Awalnya, saat awak media yakni Saiful Islami wartawan Pasengnews.com dan Arbain Wartawan Arbindonesia.com hendak malakukan konfirmasi kepada Kalapas Kelas II A Tembilahan.
Namun sangat disayangkan dua orang penjaga pintu Lapas yang tidak diketahui namanya tersebut menolak dua orang wartawan dengan alasan tidak membawa kartu Id card.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Satu wartawan telah menunjukkan Id Card elektroniknya, sementara satu orang lagi menggunakan seragam wartawan. Namun disayangkan oknum tersebut masih saja tidak memberikan ruang kepada wartawan untuk masuk.
Selanjutnya, dua orang wartawan pulang untuk mengambil ID Card dan kembali menuju Lapas dengan membawa kartu identitasnya.
Sambil menunjukan ID Card Pers, wartawan arbindonesia.com menyampaikan kepada penjaga, "tolong di foto copy banyak-banyak kartu saya".
Sangat disayangkan, dua orang oknum penjaga pintu tersebut berprilaku arogan dan langsung menutup pintu penjagaan dengan berkata "Kalau saya tutup pintunya kalian mau apa?", katanya sambil menutup pintu besi dengan menimbulkan bunyi yang keras 'Brakkk'.
Meskipun belum bisa terhubung hingga saat ini, tetap saja awak media terus berusaha menghubungi Kalapas untuk meminta tanggapannya terkait sikap oknum petugas Lapas tersebut.
Laporan Dy/In
.png)

Berita Lainnya
Memaknai Hari Ibu di Tengah Pandemi Corona
Bacok Ayah Kandungnya, Anak Durhaka Ini Mendekam di Jeruji Besi
Spare Part Escavator Milik Disbun Inhil Dicuri, Penadah Terancam 5 Tahun Penjara
Kabur ke Lampung, Ini Sosok Suami Bunuh Istrinya di Dumai
Kesal Sering Menangis Jadi Motif Ayah di Pekanbaru Bunuh Bayinya Sendiri
Penyeludupan 102.820 ekor Baby Lobster Berhasil Digagalkan Satpol Airud Polres Inhil
Tikam Warga Tembilahan, Pria Ini Diamankan Polisi
Oknum Pejabat Pemprov Riau Jambak dan Pukul Istri Dilaporkan ke Polisi
Jadi Tersangka, Penganiaya Pelajar di Minimarket Medan Tak Ditahan Hanya Wajib Lapor
Polda Riau Masih Teliti Laporan Syamsuar Soal Disebut Drakula
PN Kuansing 'Menangkan' Kadis ESDM Riau Nonaktif, Jaksa Ancam Laporkan Hakim ke Komisi Yudisial
Tim Opsnal Polsek Panipahan Ringkus Satu Pelaku Pencurian, 2 DPO