Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
DPRD Riau Minta Gedung Quran Center Dijaga 24 Jam
PEKANBARU - DPRD Riau meminta bangunan Quran Center di Jalan Sudirman tepatnya di kawasan Purna MTQ harus dijaga 24 jam. Sebab, lokasi itu rawan tindak asusila lantaran penerangan yang minim.
Sekretaris Komisi IV DPRD Riau Sugeng Pranoto ingin Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) menyediakan penjaga di sekitar pembangunan Quran Center. Sebab, sudah ada laporan bahwa lokasi itu diduga dijadikan sebagai tempat mesum oleh muda-mudi di Pekanbaru.
"Harusnya dibarengi dengan suasana yang selaras dengan Alquran. Artinya harus ada semacam penjagaan di fasilitas itu," kata Sugeng, Rabu (15/6/2022).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Kondisi itu sangat ironis, lokasi yang ditujukan untuk pembangunan Quran Center itu malah dijadikan tempat maksiat. Untuk itu, harus ada penjagaan dari Pemprov Riau.
"Makanya diberikan petugas jaga 24 jam yang bisa menjamin tempat itu steril dari perbuatan mesum atau maksiat," jelas dia.
Kondisi itu tidak ditampik Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho. Ia juga meminta Pemprov menjaga fasilitas yang ada. Agung yang juga merupakan anggota DPRD dari Partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) Pekanbaru menyayangkan kondisi itu.
"Ini perlu dijaga bersama. Terkait ada laporan remang-remang, ini kan memang sudah tidak bagus lagi. Sudah tidak baik, jangankan di Quran Center, di tempat lain juga banyak seperti di stadion, Jalan Naga Sakti," kata Agung, Sabtu (11/6/2022).
Ia meminta di tempat-tempat tersebut diberi penerangan yang memadai agar tidak terjadi tindakan asusila. Selain itu, perlu ada penjagaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggungjawab menangani persoalan itu.
"Kita minta pertama adalah penerangan, fasilitas ini dijaga, baik itu Satpol PP dan juga Dinas Pariwisata. Dan juga OPD yang menangani Quran Center ini," kata dia.
Sehingga, fasilitas yang sudah dibangun itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Apalagi pembangunan proyek-proyek tersebut memakan anggaran yang tidak sedikit.
"Sehingga fasilitas ini dapat digunakan sesuai peruntukannya, bukan menjadi tempat yang tidak senonoh," jelas Agung.***
.png)

Berita Lainnya
Pj. Bupati Inhil Sampaikan Pidato Tanggapan Pandangan Umum Fraksi DPRD Inhil Tentang Pelaksanaan APBD TA 2023
Belajar Program Pengentasan Kemiskinan, DPRD Pelalawan Kunker ke Inhil
H Dani Minta Pemprov Riau Gesa Pembangunan Jalan di Inhil
Dewan Inhil Minta Pemda Desak Kades Segera Selesaikan Perubahan APBDes
DPRD Riau Beri Beri Catatan Untuk Komisaris dan Direktur PT SPR
Dewan Minta DPMD Inhil Desak Inspektorat Segera Audit APBDes dan BUMDes 2020-2021
Wakil Ketua DPRD Riau Hadiri Acara Bagholek Godang Masyarakat Kampar se Riau
Anggota DPRD Riau Akan Reses, Masyarakat Diminta Sampaikan Unek-Unek
Ketua DPRD Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bupati dan Wakil Bupati yang Baru Dilantik
Tidak Tebang Pilih, Ketua DPRD Riau: Masa Masjid Ditutup, Karaoke Buka
Komisi I DPRD Riau Usulkan 5 Nama Timsel KPID ke Pimpinan
Wakil Ketua DPRD Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Terpilih