Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sadis! Tinggal Sendiri di Mess, Karyawati Ditusuk Dadanya hingga Tewas
INDOVIZKA.COM - Sesosok mayat perempuan bersimbah darah dan pisau dapur masih tertancap di dada sebelah kiri ditemukan di depan pintu mess bangunan PT Korintiga Hutani (KH) di Desa Nanga Mua, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.
Korban adalah Jumi Susanti binti Lanen, warga Tumbang Gugup, Desa Rantau Betung, RT 02, Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan, yang merupakan karyawati PT KH yang dilaporkan warga dalam kondisi sudah tewas di depan pintu mess pada Sabtu (7/3) malam sekira pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi Guido pada Sabtu malam sekira pukul 23.00 WIB, ketika saksi berada di rumahnya (sebelah rumah korban) mendengar teriakan.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Tolong..tolong..pakdhe, kemudian saksi keluar rumah dan melihat korban membuka pintu rumah depan dan ketika korban keluar, saksi melihat korban dalam kondisi berlumuran darah dan melihat ada pisau masih menancap di dada sebelah kiri,” ujar Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo, Senin (9/3/2020) malam.
Dia melanjutkan, kemudian korban jatuh ke tanah dalam posisi tengkurap. Kemudian saksi memberitahu ke petugas PAM perusahaan.
“Setelah itu saksi bersama petugas PAM kembali ke rumah korban dan mendapati korban sudah dalam posisi terlentang dengan pisau masih menancap didada sebelah kiri.”
Kemudian, masih menurut saksi, yang saat itu berada di rumah, tidak melihat dan mendengar ada keributan di rumah korban.
“Menurut saksi, selama 2 minggu ini korban tinggal bersama adik sepupunya yang bernama Imis, namun menurut saksi, Imis sudah meninggalkan rumah korban pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB dengan tujuan ke Pembuang Hulu.” terangnya.
Diduga kuat Jumi dibunuh. Dan saat ini pihak kepolisian sudah mengamankan terduga pembunuh. “Ya saat ini satu orang sudah diamankan. Saat ini masih kita periksa. Namun mengarah ke tersangka tinggal sedikit saja.”
Sementara itu, dr Erianto, MKed (FOR) SpF, selaku dokter spesialis forensik RSUD Sultan Imanuddin mengatakan, korban perempuan tiba di kamar jenazah pada Minggu, 8 Maret 2020 sekira pukul 02.00 WIB. “Ya benar saya sendiri yang melakukan visum. Dan saat saya periksa ditemukan pisau yang masih tertancap di dada sebelah kiri dengan kedalaman 13 cm. Luka luka lain tidak ada hanya satu itu saja.” ungkapnya.
(pur)
.png)

Berita Lainnya
Dua Pemuda Sedang Menenggak Anggur Merah Diamankan Satpol PP Inhil
Polisi Amankan Tiga Pria Pemilik Shabu di Sungai Beringin Tembilahan
Kapal Pembawa 10 Dus Rokok Ilegal di Inhil Dicegat Petugas
Mahfud MD Bentuk 2 Tim Perumus Revisi UU ITE
Akibat Korek Api Pecah, Satu Unit Bengkel di Tempuling Hangus Terbakar
Polisi Ungkap Fakta Baru, Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Tembilahan
13 Pasangan Bukan Suami-Istri Terjaring Razia Tim Yustisi Inhil di Hotel
DPR RI Akan Awasi Sindikat Perdagangan Orang Hingga Keterlibatan Oknum Pemerintah Yang ‘Nakal’
Ngaku Sakit, Plt Kadis PUPR Pelalawan dan PPK Tidak Hadiri Panggilan Jaksa
Gelar Press Release Polres Kuansing, Ini Hukuman Pelaku dan Penadah Curanmor di Masjid
Pengedar Shabu di Inhil Ditangkap Polisi
Dewan Minta Penegak Hukum Tak Bedakan Kesalahan Korporasi dan Masyarakat Jika Terbukti Bakar Lahan