Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cekcok dengan Pacar, Wanita di Inhil Ditemukan Tewas Gantung Diri
INDOVIZKA.COM- Seorang wanita ditemukan tewas diduga gantung diri di kos-kosan di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil-Riau, Kamis (4/6/20) sekira pukul 13:45 WIB.
Seorang wanita yang biasa disapa Futri (22 tahun), karyawan di sebuah perusahaan swasta ditemukan tergantung di plafon kost oleh pacarnya, Rizal (26 tahun) saat hendak dijemput berangkat kerja.
Adapun kronologis kejadian menurut penuturan Babinsa Danramil 06/Kateman Sertu J Pasaribu, Rizal dan Futri bertengkar melalui Whatsapp (WA), karena Futri menuduh Rizal dekat dengan wanita lain.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Korban mengancam akan melakukan bunuh diri dengan mengirimkan foto lagi gantung diri melalui Whatsappnya, namun Rizal tidak menanggapi hal tersebut karena perkiraannya hal itu hanya bercanda," tutur Babinsa J Pasaribu
Pukul 13:45 WIB, Rizal datang menjemput korban untuk berangkat kerja. Karena Kost tersebut adalah Kost Putri, Rizal meminta tolong Ani dan Wulandari (yang juga ngekos dengan Futri) untuk memanggilkan Futri, namun korban tidak mau keluar dari kostnya.
"Karena korban tidak menyahut, Rizal mencoba mengintip korban dari ventilasi rumah, dan dilihat oleh Rizal, Futri sudah tergantung di plafon (langit-langit) kost dengan seutas Jilbab yang diikatkan ke ventilasi dinding kost," jelasnya.
Melihat hal tersebut, Rizal bersama saksi dan masyarakat setempat berusaha mendobrak pintu dan langsung masuk ke kost. Saat itu juga secara spontan Rizal mengangkat tubuh korban dan saksi lainnya berusaha memotong selendang yang digunakan Futri gantungan diri.
"Namun saat itu Futri tidak bernyawa lagi. Selanjunya dilakukan olah TKP oleh Polsek Kateman, dan Hasil VER Tim Dokter Klinik PT PSG leher korban mengalami luka memar bekas jeratan (gantung diri) dan ditubuh korban tidak terdapat tanda tanda kekerasan," imbuh Babinsa.
.png)

Berita Lainnya
Pimpinan DPR Puji Kesuksesan Listyo Sigit Prabowo Memimpin Polri
Bejat, Ayah di Riau Hamili Anak Tiri Penyandang Disabilitas hingga Keguguran
Sempat Jadi Buronan, Pelaku Penikaman di Swarna Bumi Tembilahan Akhirnya Diciduk
BNNP Riau Sita 2 Kg Sabu, Satu Kurir Kabur
Tim Khusus Masih Buru 10 Tahanan Polsek Tenayan Raya yang Kabur
Kaget Pengawal Terlibat Kasus Narkoba, Gubernur Kepri bilang 'Dia Orangnya Pendiam'
WNA Meninggal di Atas Motor di Jalan Imam Bonjol
Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda di Inhil Ditangkap Polisi
Sekda Pekanbaru Mengaku Tidak Mangkir, Polda: Emangnya Ambil Rapor Anak, Bisa Diwakilkan!
Polres Inhil Tangkap Penyebar dan Penjual Video Syur Mantan Pacar
Kejari Pelalawan Amankan Pengembalian Uang Negara Rp61,8 Juta dari Kasus Pupuk Bersubsidi
Tunjuk Bambang Widjojanto, Demokrat Gugat 10 Pelaku KLB ke Pengadilan