Pilihan
Aniaya Driver Ojek Online, Ratusan Ojol Pekanbaru Rusak Rumah Pelaku
PEKANBARU - Ratusan driver ojek online di Pekanbaru, Riau melakukan pelemparan rumah pelaku penganiayaan terhadap driver ojek online. Pihak kepolisian mengambil langkah cepat dan mengamankan pelaku penganiayaan.
Massa yang berjumlah 300 orang ini marah karena temannya bernama Mulyadi (43) dianiaya pelaku. Penyebabnya sepele, karena perselisihan saat di jalan. Percekcokan membuat pelaku berinisial AK (25) menendang korban hingga terjatuh.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mumin Wijaya menjelaskan, aksi penganiayaan yang dilakukan AP sempat viral di media sosial. Rekan korban kemudian mencari dan mendatangi rumah pelaku yang berada di Jalan Cempaka Kecamatan Sukajadi.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Driver gojek online mendatangi rumah diduga pelaku penganiayaan dan secara spontan melakukan pengerusakan terhadap rumah dengan cara melempar kaca jendela bagian depan serta merusak kaca spion sebelah kanan mobil Pajero," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang, Sabtu (4/7/2020) malam.
Dia menjelaskan, penganiayaan yang diduga dilakukan AP terjadi di Jalan Kereta Api Kelurahan Tangkerang, Kecamatan Marpoyan Damai pada 4 Juni pukul 11.00 WIB. Mengetahui temannya dianiaya, rekan-rekan korban melacak keberadaan pelaku.
Sekira pukul 19.00 WIB Polsek Bukit Raya mendapat kabar kalau 300 driver gojek online mendatangi rumah pelaku. Mereka kemudian melempar rumah pelaku dengan batu. Polsek Bukit Raya dibantu Polresta Pekanbaru mendatangi lokasi dan mencoba menenangkan mereka.
Pihak kepolisian membawa AP yang saat itu sembunyi di dalam rumah. Massa yang belum puas mendatangi Mapolresta Pekanbaru mempertanyakan pengusutan terhadap pelaku penganiayaan temannya. Kapolresta Pekanbaru menemui massa dan berjanji memproses kasus tersebut.
"Pelaku sudah diproses secara hukum yang berlaku. Kita minta agar massa pulang dengan tertib. Percayakan penanganan kasus penganiayaan tersebut kepada kami," tuturnya.**
.png)

Berita Lainnya
Ditreskrimum Polda Riau Limpahkan Kasus Polisi Tikam Polisi ke JPU
Korban Pencabulan Guru Rebana di Batang Bertambah Jadi 12 Anak
Polisi di Rohil Dilempari Batu dan Dikejar Warga dengan Parang Saat Amankan Tersangka Narkoba
Oknum Sipir Lapas Pekanbaru di Bayar 5 Juta Jadi Kurir Narkoba
3 Kepala Desa di Kampar Terkena OTT oleh Tim Tipikor Polres Kampar
Beri Promo Nikah Usia 12 Tahun, Aisha Wedding Resmi Dilaporkan ke Polda Metro
Diserahkan ke JPU, Kompol Imam Segera Disidangkan
Jatanras Ditreskrimum Polda Riau Tangkap 5 Residivis Pelaku Curanmor
Polres Amankan 43 Kg Shabu Dari Jaringan Intersional
Aduh, Dua Orang Ibu Rumah Tangga di Inhil Jajakan Sabu-sabu
Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu
Terkait Dugaan Penyimpangan Oknum, Kapolres Kuansing : Jika Terbukti di Tindak Tegas