Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Nasarudin: Saya Masih Kader Golkar
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Pasangan Zukri-Nasarudin yang diusung PDIP, PPP, dan PKB hingga hari ini masih unggul perolehan suara dibandikan dari kandidat lainnya pada Pilkada Pelalawan tahun 2020. Bahkan kandidat lain juga sudah memberikan ucapan selamat ke pasangan muda tersebut.
Sebagaimana diketahui, Nasarudin merupakan pengurus DPD Golkar Riau yang tidak mendapatkan usungan Golkar di Pilkada, hal ini dikarenakan Golkar lebih memilih mengusung Adi Sukemi, ketua DPD II Golkar Pelalawan yang merupakan ketua DPRD Pelalawan sekaligus anak dari Bupati Pelalawan aktif, HM Harris.
Lantas, apakah setelah menang Nasarudin kembali ke pelukan Golkar? Nasarudin mengatakan bahwa sejauh ini dirinya masih merupakan kader Partai Golkar.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Nanti kita lihat (kembali atau tidak ke Golkar). Yang pasti saya masih kader Golkar sampai sekarang," kata Nasarudin, Senin (14/12/2020).
Saat ini, kata Nasarudin adalah dirinya ingin fokus membangun Pelalawan jika resmi dilantik sebagai wakil bupati.
"Yang penting, kita fokus kalau resmi diamanahkan oleh rakyat, kita mau bangun Pelalawan dulu sama pak Zukri dalam kebersamaan dan kompak," tukasnya.
Untuk diketahui, berkaca dari ketua DPD I Golkar Riau Syamsuar, bukan tidak mungkin Nasarudin untuk kembali ke Golkar.
Syamsuar pada Pilgubri 2018 lalu tidak diusung oleh Golkar dan berhasil menang dengan usungan PAN dan Nasdem. Dalam perjalannya, meski telah memiliki KTA PAN, Syamsuar memilih kembali ke pelukan erat Partai Golkar.
.png)

Berita Lainnya
Triwulan Pertama, Transaksi Kanal Digital BSI Tembus Rp40,85 Triliun
Mulai 1 Februari, Harga Rokok Resmi Naik 12,5 Persen, Ini Rinciannya
Moeldoko: Kelangkaan Minyak Goreng di Beberapa Lokasi akan Terus Diatasi
Abdul Wahid Pinta PLN Tuntaskan Persoalan Kelistrikan Tahun 2020
Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Cipta Lapangan Kerja, Apa Saja Isi RUU Itu?
Dampak Covid-19, Pemerintah Kaji Penundaan Iuran BPJS Ketenagakerjaan
114 pengungsi Rohingya di Aceh Bakal Dipindahkan ke Pekanbaru
Dunia Tidak Siap Hadapi Pandemi Berikutnya
Pembeli Motor Jokowi Rp 2,55 M Tak Paham Lelang, Dikira Dapat Hadiah
DPR Dorong PUPR Prioritaskan Masyarakat Penghasilan Rendah Dapatkan Pembiayaan Perumahan
PB HMI: Terpilihnya Gus Yahya Kemenangan Umat NU
373.745 Peserta Kena Blacklist Program Kartu Prakerja