Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Inhil Harus Waspada, Kemarau Panjang Mengancam
INDOVIZKA.COM- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi di tahun 2020 ini muslim kemarau lebih panjang dan lebih panas dibanding kemarau yang terjadi tahun 2019 lalu. Oleh karenanya, semua daerah di Riau termasuk pula Inhil harus tetap waspada terhadap ancaman musim kemarau.
Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan, saat ini sebagian wilayah Riau tengah memasuki peralihan musim dari hujan ke kemarau fase pertama 2020.
Terutama bagian utara, kata Yasir, telah memasuki musim kemarau. Sejak awal Januari ini, sejumlah kabupaten kota seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, hingga Indragiri Hilir terpantau titik-titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Riau akan sepenuhnya memasuki musim kemarau pada pertengahan Januari dan berlangsung hingga Februari 2020 mendatang. Dari BMKG sendiri menyatakan waspada karena dalam beberapa pekan ke depan akan segera memasuki musim kemarau. Walaupun kemarau periode pertama ini tidak terlalu panjang tapi harus waspada karena Riau cukup rentan potensi meluasnya kebakaran itu.
Menyikapi hal itu, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan, SIK mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak terjadinya musim kemarau nanti. Ia menyampaikan, kerja sama intansi terkait sangat di butuhkan dalam penanggulangan bencana baik yang terjadi karena alam maupun bencana akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
"Sebelum terjadi, kita harus mengecek kesiapsiagaan baik personil, materil atau kebutuhan yang kita perlukan apa bila ada bencana yang terjadi di Kabupaten Inhil, " ujar Indra, saat menghadiri acara Rapat Perkembangan Bencana Alam yang dilaksanakan Ruang Tribrata Polres Indragiri Hilir, Senin (06/01/2020).
Senada dengan itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal pun berharap semua intansi bisa mempersiapkan diri. Karena menurut Imir, bencana alam ini bukan hanya tugas satu intansi saja melainkan tugas semua.
"Tidak ada ego sektoral antar intansi. Kita harus saling komunikasi yang baik agar apabila ada terjadi kejadian baik kebakaran hutan dan lahan atau terjadi bencana alam lainya, kita bisa tanggap, " imbuh Imir.
.png)

Berita Lainnya
Bupati Zukri Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024
Polemik Golkar Inhu Masuki Babak Baru, Syamsuar Tunjuk Caretaker
Nakhoda Negeri Junjungan, Jangan Lagi Salah Haluan
Haul Syekh Abdurrahman Siddiq ke-83 Terpaksa Ditunda
Covid-19 Tidak Bisa Diatasi Dengan Herd Immunity
Diskop dan UKM Evaluasi Hasil Monev 10 Program Pokok PKK Hasil Rakornas IX 2021
Fermadani Ajak Masyarakat Jangan Golput, Datang ke TPS 27 November Mendatang
Baru Lepas Istirahat Total 3 Hari, Pj Bupati Kampar Ikuti Kegiatan Pawai MTQ Ke XL Riau 2022 di Rohil
Hasil Pres Realese BPOM RI, Kapolres Kampar Sebut Berkat Pengungkapan Polda Riau Terhadap Agen Pabrik Ilegal dan Tak Berizin
Kampar Tertinggi, Gubernur Riau Paparkan Produksi Budidaya Ikan Air Tawar
Jalan di Pekanbaru Ditembok Pemilik Tanah, Warga: Perekonomian Kami Terganggu
Ini Jadwal Penetapan Bupati Kuansing, Rohil, dan Meranti Terpilih