Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Oknum Satpol PP di Riau Dikeroyok Hingga Babak Belur
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Diduga akibat membayar jasa Pekerja Seks Komersial (PSK) tidak sesuai kesepakatan seorang pria babak belur dihajar segerombolan orang di salah satu hotel di Pekanbaru.
Akibat pengeroyokan tersebut, pria yang memesan PSK melalui Michat ini mengalami benjolan di kepala dan luka di bagian pipi jelas sekali terlihat.
Mengunakan baju hitam celana pendek duduk dikursi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pekanbaru Kota, bekas luka dan lebam masih terlihat di wajahnya.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Pada awal kesepakatan, korban akan membayar jasa PSK seharga Rp600 ribu. Ternyata, korban hanya membayar Rp190 ribu. Mengetahui hal ini, PSK inisial M alias Meme ini tidak bersedia melayani korban.
"Mereka awalnya ada deal-dealan, ternyata tidak dibayar sesuai kesepakatan. Muncul ketidaksukaan, lalu memanggil temannya untuk datang membantu," kata Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Josina Lambiombir.
Setelah sampai di hotel, segerombolan pria itu langsung menghajar korban tanpa ampun. Penganiayaan berlangsung tidak hanya di kamar namun juga di lobi hotel.
Usai dimintai keterangan, pengusutan perkara penganiayaan ini dilimpahkan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru untuk penyelidikan lanjut.
Korban dikabarkan merupakan oknum dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kota Pekanbaru.
"Oknum," jawab Josina menanggapi.
Josina menambahkan Aplikasi Michat ini seperti sindikat kejahatan. Pihak kepolisian sering menerima laporan penganiayaan, korban dipukul lalu ditinggalkan begitu saja.**
.png)

Berita Lainnya
Mabes Polri Klaim Data Aman usai Viral Dibobol Hacker Brazil
Diduga Dibuang, Bayi Perempuan Ditemukan di Samping Kamar Mandi Warga Kupang
Kepala Dinkes di Riau Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Swab Antigen
Sekda Riau Ditahan Kejati, DPRD: Jadikan Pelajaran!
Modus Minta Pijat, Guru Pesantren di Riau Cabuli Murid dalam Asrama
Sering Ribut dan Cemburuan, Seorang Guru di Riau Tebas Leher Suami Hingga Tewas
Pengendara Mobil Aniaya Pelajar di Areal Minimarket Medan Ternyata Kader Partai
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Oknum Honorer di Kepulauan Meranti Dipolisikan
Penyidik KPK Geledah Gedung Nusantara III DPR RI
Tim Opsnal Polsek Panipahan Ringkus Satu Pelaku Pencurian, 2 DPO
Polda Riau Musnahkan 189 Kg Sabu dan 889 Ekstasi
Warga Geger, Ditemukan Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan