Pilihan
Malam Tahun Baru 2022
16 Pasang Muda-mudi di Inhil Terjaring Razia di Penginapan
TEMBILAHAN, (INDOVIZKA)– Sebayak 16 pasangan tanpa adanya ikatan resmi terjaring razia yustisi di beberapa tempat penginapan di saat merayakan malam pergantian tahun 2021 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (1/1/2022) dini hari.
Selain dari 16 pasang muda-mudi atau 32 orang tersebut, juga terdapat 38 orang lainnya (tanpa pasangan) yang terjaring razia di tempat-tempat penginapan lainnya.
“Mereka yang terjaring razia ada 16 pasangan (32 orang) dan untuk total semuanya ada 70 orang dari 24 target operasi Yustisi pergantian tahun,” jelas Kasatpol PP Inhil, Marta Hariyadi.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Lanjut Kasatpol PP, razia yustisi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan rasa aman dan kondusifitas ditengah masyarakat pada malam pergantian tahun baru dari 2021 ke 2022 di sekitar Kota Tembilahan dan sekitarnya.
Tidak hanya Satpol-PP saja, Satuan Tugas dari Kodim 0314 dan Satuan Polres Inhil serta Polisi Militer juga turut serta membantu operasi yustisi di lapangan yang dimulai pada pukul 02:00 Wib dini hari.
Diketahui, tim yang terdiri dari 4 regu tersebut menggiring seluruhnya yang terjaring razia yustisi ke Markas Satpol-PP Inhil untuk dimintai keterangan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa.
.png)

Berita Lainnya
Damkar Inhil Bentuk Redkar Disetiap Kecamatan
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Terusan Beringin Jaya
DPRD Ingatkan Jangan Ada Kerumunan Massal pada Vaksinasi Covid-19
Dinsos Riau Pastikan 253.000 KK Sudah Terima Bansos Pusat
Masih Berlangsung, Ratusan Karyawan PT ISK Sungai Gantang Demo Tuntut THR
LAKRL Gali Sejarah Kesultanan Riau-Lingga Pulau Batam
Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Begini Kondisi Sekolah di Pekanbaru
Mahasiswa Asal Pasir Limau Kapas Temui Anggota DPR RI
Aluan : Revitalisasi Pulau Penyengat Memakan Waktu dan Rumit
Pernah Positif, Bupati Kepulauan Meranti Batal Ikut Vaksinasi Covid-19
Kepala BNN Provinsi Riau Sambangi Kampar, Sosialisasi Tentang Narkotika
Cari Tempat Bersantai Sekaligus Manjakan Perut, ke Bombay Cafe Aja!