Pilihan
Pemerintah akan Berlakukan HET Minyak Goreng Rp14.000 Mulai Februari 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akan memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) bagi minyak goreng curah hingga minyak goreng kemasan premium, yang akan berlaku pada 1 Februari 2022. Hal ini untuk mengembalikan kestabilan harga minyak goreng.
"Selain Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) per tanggal 1 februari 2022 kami juga akan memberlakukan penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng," katanya dalam konferensi pers, Kamis (27/1).
Rincian HET minyak goreng di antaranya, minyak goreng curah dipatok Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter. "Seluruh harga eceran tertinggi itu sudah termasuk PPN di dalamnya," kata dia.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Di sisi lain, dengan munculnya kebijakan ini yang akan diundangkan lebih lanjut, Mendag Lutfi memastikan kebijakan satu harga yang saat ini berlangsung masih berlaku. Sehingga patokan harga Rp 14.000 per liter di toko ritel modern masih bisa ditemukan masyarakat.
"Selama masa transisi dari mulai hari ini hingga 1 Februari 2022, maka kebijakan satu harga Rp 14.000 per liter tetap berlaku dengan mempertimbangkan waktu produsen dan pedagang melakukan penyesuaian," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Pertumbuhan Laba BUMN Jadi Sinyal Positif bagi Perekonomian Nasional
Alami Penurunan, Harga Pinang Kering Dibandrol Rp 11.585 per Kg
Harga Cabai di Pasar Selodang Tembilahan Mencapai Rp. 120.000 perkilo
Pembeli Rokok Diprediksi Berkurang Tahun Ini
Belajar dari China, Intip Strategi Mereka Tarik Investasi Asing
2,699 Triliun APBD Pekanbaru Siap Digunakan
Realisasi Investasi Triwulan Tembus Rp25,3 Triliun
Jangan Kelewatan, Ini Sederet Bantuan Sosial Segera Cair
Rupiah Hari Ini Diprediksi Bisa Menguat Capai Rp 15.500
Warga Mengeluh, LPG 3 Kg Langka di Tembilahan
MUI Haramkan Kripto Sebagai Mata Uang, Ini Tanggapan Indodax
BSI Dorong Transaksi BI-FAST untuk Bank Riau Kepri