Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ketua PKB Riau Beberkan Alasan Mengalihkan Dukungan Pada Pilkada Bengkalis
PEKANBARU - Pasca Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencabut dukungan dari Pasangan Calon (Paslon) Kasmarni-Bagus Santoso, dan mendukung Paslon Kaderismanto-Iyet Bustami di Pilkada Bengkalis, berbagai dugaan netizen muncul terkait peralihan dukungan tersebu. .
Menanggapi hal itu, Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid menjelaskan bahwa, PKB Bengkalis sejak dari proses penjaringan dimulai tidak berencana mengusung kader, hingga akhirnya dukungan PKB diterbitkan dan diberikan kepada Paslon Kasmarni-Bagus Santoso.
"Memang sejak awal tidak direncanakan mengusung kader untuk maju di Bengkalis, hingga akhirnya mendukung Kasmarni-Bagus, Santoso, kita bahkan yang pertama mendukung" jelas Wahid.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
Namun, dijelaskan Wahid lagi, proses politik begitu dinamis, melihat konstalasi politik yang ada, salah satu kader akhirnya menyatakan diri untuk siap maju sebagai calon di Bengkalis.
"Saya mendapat telpon dari kak Iyet Bustami, ia menyatakan minat dan kesediaannya maju pada pilkada bengkalis, karena beliau ini kader tentu harus diakomodir. Sehingga saya kemudian mendiskusikan ini sampai ketingkat DPP PKB, melakukan konsolidasi lintas partai dan ditambah lagi dorongan kader dibawah juga semakin kuat, melihat dinamika itu serta DPP juga merestui akhirnya keputusan mengalih dukungan niscaya kita lakukan" terang Wahid kepada media, Rabu (19/08).
Ditegaskan Wahid lagi, bahwa dalam proses perubahan dukungan itu murni karena alasan kader, bukan alasan yang lain seperti asumsi-asumsi yang berkembang saat ini.
"Murni karena Iyeth kader PKB, bukan yang lain. Karna potensi dan peluangnya ada maka kita dorong untuk maju, kita sebelumnya juga sudah membicarakan dengan Ibuk Kasmarni dan Mas Bagus rencana mengalihkan dukungan ini." jelas Wahid.
Namun, dikatakan Wahid, dengan banyaknya asumsi-asumsi yang berkembang terkait PKB mengalihkan dukungan, pihaknya juga tidak bisa membendung karena semua itu adalah bagian demokrasi yang terbuka.
"Ya, kalau ada asumsi-asumsi yang lain yang berkembang, kita juga tak bisa melarang. Ini kan alam demokrasi," tutup Wahid.
.png)

Berita Lainnya
KPU Izinkan Kampanye Terbuka Pilkada 2020, Ini Syaratnya
PKB Riau Siap Jika Pemilu Serentak Digelar 2024
Polemik Ijazah Calon Kepala Daerah Rohil. Ini Penjelasan KPU, Bawaslu Rohil, dan Kadisdik Pekanbaru
Vaksin Indonesia Bangkit PKB Inhil, Abdul Wahid Nyatakan Komitmen Gesa Herd Immunity
Soal Koalisi Partai Gerindra dan PKB Riau Tunggu Arahan Pusat
Bawaslu Gandeng Facebook Awasi Iklan Politik
Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
Zukri Misran Berpeluang Besar Diusung PDI P di Pilgub, Masyarakat sudah Jenuh dengan yang Tua
Masyarakat Antusias Hadiri Pelantikan DPAC dan DPRt PKB se Kecamatan Batang Tuaka
FITRA: Anggaran Parpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
Ramai Suami dan Istri ASN Nyaleg, DPRD Riau Minta KPU Pertegas Regulasi
Tiga Bulan Bergelut Selamatkan Partai, Demokrat Riau Syukuran dan Santuni Yatim Serta Dhuafa