Pilihan
Pemko Pekanbaru Butuh 185 Tenaga Medis, Cek Cara Daftarnya
PEKANBARU- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menutuhkan tambahan tenaga medis untuk penanggulangan kasus Virus Corona atau Covid-19. Karena itu, Pemko Pekanbaru membuka lowongan 185 tenaga kontrak.
Rincian tenaga medis yang dibutuhkan, yakni dokter umum 13 orang, perawat 65 orang, apoteker 1 orang, asisten apoteker 7 orang, kesehatan Masyarakat 4 orang dan analis laboratorium 23 orang.
Kemudian radiografer 4 orang, nutrisionis 3 orang, petugas loundry 5 orang, petugas CSSD 3 orang, petugas kebersihan 30 orang, petugas keamanan 8 orang, supir ambulance 4 orang, teknisi bangunan 2 orang, teknisi genset 1 orang, teknisi listrik 2 orang dan tenaga administrasi 10 orang.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengungkapkan, Pemko Pekanbaru kekurangan Nakes karena penambahan kasus Covid-19 makin tinggi. Pendaftaran dimulai tanggal 12 hingga 14 September melalui daring.
Pelamar harus mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah (upload) file hasil scan dokumen asli dalam bentuk pdf sesuai dengan persyaratan formasi jabatan melalui http://bit.ly/nakespku_covid tanpa pengiriman berkas fisik (paperless).
Mekanismenya, pendaftaran dilakukan dengan rnengisi formulir pendaftaran pada http://bit.ly/nakespku_covid dan mengunggah persyaratan dalam 1 (satu) file pdf mulai tanggal 12 September 2020 pada pukul 00.00 sampai dengan 14 September 2020 pukul 23.59.
Nakes tambahan dibutuhkan seiring akan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Mereka nantinya juga akan membantu dalam melakukan tracking (pelacakan) kontak erat pasien positif covid-19.
Lanjutnya, dalam waktu dekat Pemko Pekanbaru segara akan merealisasikan pengadaan laboratorium biomolekuler berjalan. Saat ini pembelian alat dalam proses. Kemungkinan pekan depan sudah ada di Pekanbaru dan bisa langsung digunakan untuk memeriksa hasil tes swab yang berasal dari Pekanbaru.
"Sebab bila menunggu hasil pemeriksaan laboratorium bilomolekuler milik Pemerintah Provinsi akan memakan waktu hingga 3 hari karena over kapasitas. Karena lab milik provinsi hanya dengan kapasitas 1.500 per hari, sementara sampel sudah menumpuk," paparnya.
.png)

Berita Lainnya
Akhirnya, Pemda Inhil Menang Atas Gugatan Sengketa Lahan Gedung DPRD
Ketahuan Curi Kabel Jembatan Siak, Pelaku Sempat Kabur Berenang ke Sungai Sambil Pegang HP
Bupati Zukri Tutup Turnamen Mini Soccer Cup II Pangkalan Kuras, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Atlet
Pemprov Riau Tunggu Sinyal Hijau Kemendagri untuk Lantik 6 Kepala OPD
14 Januari Vaksinasi Serentak, Begini Teknis Pelaksanaan di Pekanbaru
Normalisasi Sungai Sail, PUPR Pekanbaru Bakal Gusur Rumah Warga
Kapolda Riau Pantau Prokes Covid-19 di Masjid Ittihadul Ummah Pandau Jaya
Bersama UAS, Gubernur dan Wakil Gubernur Gelar Syukuran dan Buka Puasa di Masjid Annur
Kapolres Pelalawan Jalin Silaturahmi Bersama Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat Pelalawan
Malam Puncak Finalis Bujang Dara 2025, Gubri Wahid: Anak Muda Jangan Ragu Jadi Melayu
PETI di Kawasan Hutan Ukui Digerebek, Polisi Sita Merkuri dan Tiga Pentolan Emas
DPRD Setuju Pemko Pekanbaru Sanksi Sekolah yang Lakukan Belajar Tatap Muka Tanpa Izin