Pilihan
Tolak Ajakan Berkencan, Suami di Inhil Tebas Istri Pakai Parang
INDOVIZKA.COM– Penganiayaan yang dilakukan oleh MA (40), suami dari korban Saiyah (42) bermotif penolakan ajakan untuk berkencan dari korban. Korban yang merupakan istri kedua dari pelaku, menolak ajakan berkencan dikarenakan takut dengan istri pertama pelaku.
Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas Polres Inhil, AKP Warno, berdasarkan keterangan korban, Saiyah (42), beberapa hari belakangan, pelaku meminta korban untuk berkencan dengannya. Namun, karena istri pertama pelaku, SDH mengetahui hubungan keduanya, korban yang menikah siri dengan pelaku merasa takut akan dilabrak oleh istri sah pelaku.
“Karena takut, korban selalu menilak setiap kali pelaku mengajak berkencan,” pungkas AKP Warno, Senin (13/1/2020) sore.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Disamping itu, dikatakan AKP Warno, alasan lain pelaku menganiaya korban adalah karena pelaku marah dengan korban yang tidak pulang ke rumah selama 3 hari.
“Korban tidak pulang karena bekerja di kebun milik kakak kandungnya yang bernama Jamhari,” tutur AKP Warno.
Pelaku dan korban pun bertengkar. Pelaku yang emosi lantas mengambil parang yang ada di dapur. Melihat pelaku mengambil parang, lalu korban langsung lari ke rumah tetangga.
“Pelaku tetap mengejar dan korban keluar dari rumah tetangga tersebut lewat pintu belakang sehingga korban terjatuh di sawah yang ada di sekitar rumah tetangga dan pelaku langsung menebaskan parang ke korban hingga berulang kali,” papar AKP Warno.
Tidak lama kemudian, abang kandung korban, Jamhari yang berada di lokasi kejadian, menahan aksi yang dilakukan pelaku. Korban pun saat itu berusaha menyelamatkan diri ke rumah warga sekitar untuk meminta pertolongan.
Mendengar informasi kejadian tersebut Personel Polsek Tempuling langsung mendatangi TKP dan langsung menangkap dan mengamankan Pelaku.
“Personel Polsek Tempuling membawa korban ke Puskesmas Sungai Salak untuk dilakukan tindakan Medis. Selanjutnya korban dirujuk ke Rumah Sakit RSUD Tembilahan guna penanganan terhadap luka parah yang dialami korban,” tutur AKP Warno.
Saat ini Pelaku dan barang Bukti berupa sebilah parang telah diamankan di Mapolsek Tempuling guna proses penyidikan lebih lanjut.
.png)

Berita Lainnya
JPU Minta Yan Prana Jaya Dihadirkan Langsung di PN Pekanbaru
Ayah Tiri di Riau Tega Cabuli Anaknya Yang Masih Dibawah Umur
Tak Jera Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Masuk BUI
Kisah Memilukan Gadis SMP Diperkosa Polisi Akibat Tak Pakai Masker
Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
Diduga 'OD' Ekstasi, Video Wanita Geleng-Geleng Kepala di Jalan Jadi Viral
Polda Riau Tangkap Komplotan Penggelapan BBM Bersubsidi
Polda Riau Bongkar Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
Hendak Transaksi Narkoba, Warga Inhil Ditangkap Polisi
Miliki Narkotika Sabu, Seorang Pria di Tembilahan Barat Diamankan Polisi
Meski Berulang Kali Ditegur, Karaoke di Tembilahan Tetap Beroperasi
Polres Siak Ungkap Kasus Penculikan dan Pencabulan Anak Dibawah Umur