Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kabar Baik, SK Evaluasi APBD P Riau 2021 Sudah Diteken Mendagri
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian sudah meneken Surat Keputusan (SK) evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2021. Namun hasil evaluasi APBD P tersebut belum bisa dijalankan, sebab Kemendagri saat ini tengah melakukan autentifikasi.
"Sudah ditandatangani SK evaluasinya oleh Mendagri, sekarang sedang dilakukan autentifikasi," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Indra SE, Rabu (27/10/2021), seperti yang dilansir dari mcr.
Jika autentifikasi sudah selesai dilakukan oleh Kemendagri dan dikembalikan ke Pemprov Riau, maka APBD P Riau 2021 sudah bisa dijalankan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto, mengatakan, jika evaluasi APBD perubahan sudah turun dari Kemendagri, maka anggaran perubahan sudah bisa langsung digunakan. Pihaknya berharap dalam waktu dekat ini evaluasi APBD tersebut sudah bisa diturunkan ke Riau.
"Kalau sudah turun bisa langsung digunakan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa turun evaluasi nya," ujarnya.
Dengan sisa waktu yang ada hingga akhir tahun ini, Sekdaprov optimis serapan anggaran bisa dioptimalkan. Karena para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah diberikan instruksi untuk menggesa serapan APBD.
"Dengan waktu yang tersedia, Insyaallah kami bisa optimal dalam menggunakan APBD perubahan 2021. Karena OPD sudah diminta untuk menyiapkan rencana kegiatan," sebutnya.
Sementara itu, saat ditanyakan terkait evaluasi APBD P kabupaten/kota di Riau. Sekdaprov mengaku bahwa evaluasi nya sudah selesai dilaksanakan.
"Untuk evaluasi APBD perubahan kabupaten/kota sudah kami keluarkan semuanya, kalau untuk itu kami berusaha cepat lah," katanya.
Seperti diketahui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Riau tahun 2021 berjumlah Rp9,680 triliun. Naik dari APBD murni tahun 2021 yang disahkan Rp9,132 triliun.
"Iya, ada kenaikan sedikit dari APBD murni 2021," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai menghadiri rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan APBD Perubahan tahun 2021, Kamis (23/9) di Gedung DPRD Riau.
Gubri Syamsuar mengungkapkan, selain untuk kegiatan rutin dan prioritas pembangunan, fokus APBD P adalah di penanganan Covid-19, penggenjotan vaksinasi, dan persiapan anggaran bencana alam.
"Covid-19 belum berhenti, jadi kita masih akan terus memprioritaskan anggaran penanganan Covid-19," katanya.*
.png)

Berita Lainnya
Webinar Kominfo di Indragiri Hulu, Bahas Pendidikan Karakter Gen Z di Era Digital
Jelang Buka Puasa, Polres Inhil Rekayasa Lalu Lintas
BUPATI KASMARNI AJAK APINDO JADI PILAR EKONOMI DAERAH YANG TANGGUH DAN INKLUSIF
Cegah Kebakaran Saat Lebaran, DPKP Pekanbaru Himbau Masyarakat Padamkan Sambungan Listri
Satu Unit Rumah Janda di Pulau Burung Ludes Terbakar
Lantik 15 Camat, Sekda Pekanbaru Minta Aktif Tangani Sampah
Bupati Zukri dan Wabup Nasar Tak Dapat THR Tahun Ini
Besok, 60 Orang Panwaslu Kecamatan di Inhil Dilantik
Ditahan Polda Riau, Vila Mewah Milik Direktur PT Danora Kakao Internasional Disita
Tangkal Penularan Covid-19, Aktivitas BRI Pekanbaru Ditutup Sementara
Sudah Dua Bulan Sekolah Dibuka, Disdik Pekanbaru Klaim tidak Ada Kasus Covid-19
Genjot Prestasi Atlet, RIS Pekanbaru Gandeng Pelatih Nasional