Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Antisipasi Penyebaran Penularan Covid-19
Pelabuhan BSSR Selatbaru Bengkalis Ditutup Sementara
BENGKALIS - Untuk mengantisipasi penyebaran penularan virus corona atau covid-19, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis menutup sementara pelabuhan internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru. Penutupan sementara ini mulai berlaku Sabtu (21/3/2020) sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.
"Kita sudah mengirimkan surat pemberitahuan penutupan sementara ini ke pihak-pihak terkait seperti Imigrasi, Bea Cukai, Syahbandar, Pengusaha Pelayaran, dan lain-lain,” ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Zulasri kepada wartawan, Jumat malam (20/3/2020).
Diakui, dengan penutupan tersebut ada WNI khususnya warga Bengkalis yang tidak bisa pulang ke Indonesia. Namun, pihaknya tidak punya pilihan lain apalagi beberapa hari sebelumnya sudah ratusan warga yang pulang dari Muar menuju Bengkalis.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
“Hari Rabu (18/3/2020) kemarin itu saja informasi ada sampai 800 orang, belum lagi hari ini entah berapa pula. Kalau semakin banyak yang masuk lewat Bengkalis, nanti dikhuatirkan akan semakin sulit tim gugus pencegahan corona melakukan pemantauan,” papar Zulasri.
Terpisah, salah seorang pengusaha pelayaran, Fadilah saat dihubungi membenarkan tentang adanya surat pemberitahuan penutupan sementara pelabuhan BSSR Selatbaru.
“Ya, suratnya sudah kita terima dan kita ikut mana baiknya sajalah,” ujar Fadilah yang juga Direktur PT Jasa Sarana Citra Bestari.
Dikatakan, sejak keluarnya lockdown dari Kerajaan Malaysia, pihaknya yang mengoperasikan kapal MV. Mulia Kencana sudah dua kali membawa penumpang dari Muar ke Bengkalis, yaitu pada hari Rabu (18/3/2020) dan Jumat (20/3/2020).
“Kalau pada hari Rabu ada sekitar 229 penumpang, tapi hari ini menyusut hanya sekitar 80 orang. Tak taulah kita apakah masih ada orang Bengkalis di Muar yang ingin pulang. Kalaupun ada mungkin bisa melalui jalur lain,” kata Fadilah.
.png)

Berita Lainnya
Polres Inhil Perketat Pemeriksaan Arus Balik di Pos Penyekatan Lintas Timur
Pedagang Kotabaru Minta Fermadani Bangun Lokasi Pasar Ikan dan Sayur
Kadis PMD Inhu Mangkir dari Sidang Perdana Tindak Pidana Pemilu
Polres Pelalawan Sekat Pintu Masuk dan Keluar Pelalawan
Abdul Wahid-SF Hariyanto Dilantik 6 Februari 2025, DPRD Riau: Infrastruktur dan Defisit Anggaran Jadi PR Besar
Pemko Pekanbaru Siap Siaga Bencana
Pemko Proses Oknum Lurah yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anggota Panwaslu
Pj Bupati Inhil Punya Harapan Besar Terhadap Jembatan Enok
Ini Alasan Masyarakat Concong Sepakati Program 3 Desa 1 Ekskavator
Saksi Bantah BAP-nya Terkait Pemotongan 10 Persen Kebijakan Yan Prana
Gubri Abdul Wahid Raih Penghargaan The Best Governor in Green Environment
Swastanisasi Pasar Cik Puan, Walikota: Semua Untung