Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Kisah Haru Petugas Medis Positif Tertular Covid-19
INDOVIZKA.COM - Dian tak kuasa menahan tangis lantaran tak bisa bertemu langsung dengan buah hatinya. Ya, Dian harus menjalani isolasi karena dinyatakan terinfeksi virus corona atau Covid-19, setelah berinteraksi dengan pasien positif. Dian adalah seorang tenaga medis di RS Jawa Tengah.
Rasa rindu setengah mati kepada buah hati memuncak saat orangtuanya mengabarkan bahwa sang anak menanyakan keberadaan ibundanya. Namun yang bisa dilakukan hanya dengan video call. Sebab, Dian harus masuk ruang isolasi corona.
"Rasanya nangis sejak dinyatakan positif Covid-19. Kangen sama anak tapi belum bisa ketemu. Anak saya sudah menanyakan, kapan pulang? Sedangkan, ini masih jalani karantina lima hari," kata Dian, Sabtu (28/3/2020).
- Dilaporkan Hilang Sejak November 2022, Remaja di Duren Sawit Ternyata Sengaja Kabur
- Anak Bosan di Rumah Karena Covid-19, Orang Tua Dituntut Kreatif
- Viral, Gadis Cantik Bantu Ibunya Jadi Penyapu Jalan
- Tips Agar Anak-anak Bersemangat Berpuasa Ramadan
- Tata Cara Shalat Tarawih dan Witir di Rumah Selama Pandemi Corona
Meski begitu, Dian tidak putus asa. Ia hanya berusaha untuk sembuh dari corona Covid-19 demi bisa berkumpul dengan keluarga lagi.
"Saya sayang keluarga dan ingin sembuh. Kasihan anak saya sekarang sama mertua, suami saya kerja di Jakarta," jelasnya.
Wanita yang bertugas di bagian rekam medis itu justru tertular saat menangani pasien rujukan suspect Corona. Ketika itu dia mendata pasien dengan kondisi batuk terus menerus selama proses pendataan.
"Saya kontak dengan dia sekitar 15 menitan, sedangkan waktu itu juga tidak mengenakan masker," ujarnya.
Setelah pasien tersebut dirawat dan dinyatakan positif corona, Dian merasakan mulai ada gejala seperti demam, batuk, dan panas tinggi. Meski begitu, ia tetap nekat berangkat bekerja.
"Sampai saya pingsan karena tidak kuat. Setelah dicek, saya dinyatakan positif corona," tegasnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini tengah memberikan semangat kepada tenaga medis yang tertular virus Covid-19 untuk segera sembuh.
"Tetap semangat untuk sembuh, banyak teman-teman yang selalu mendoakan dan mendukung para tenaga medis seperti panjenengan," kata Ganjar.
Selain memberikan semangat tenaga medis, perawat, dan dokter yang melakukan penanganan pasien Corona, pihaknya juga tidak lupa memberikan semangat pasien yang masih dirawat di rumah sakit agar diberi kesembuhan.
"Kita semua selalu berdoa untuk kesembuhan pasien terinfeksi corona. Semoga cobaan ini bisa berlalu," tutup Ganjar Pranowo.**
Sumber: Liputan6
.png)

Berita Lainnya
Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia Harus Segera Membangun Kerangka Tata Kelola Fintech
PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung
Sudah Kunjungi Pabrik Sinovac, BPOM Juga Kantongi Hasil Studi dari Brasil
MotoGP Mandalika Beri Dampak Positif, Banyak Peserta dan Penonton Menginap di Bali
Jokowi Minta Airlangga dan Menaker Ida Revisi Kebijakan JHT
Ada-Ada Saja, Jamaah Calon Haji Indonesia Nekat Bawa Alat Pancing ke Makkah
New Normal PNS Berlaku Mulai 5 Juni, Berikut Rinciannya
Airlangga Hartarto Sebut Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dievaluasi Secara Harian
Jokowi Dukung Indonesia Gantikan Vietnam Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games ke-11
Protes Kenaikan Harga Pertalite Buruh Hingga Petani Bakal Lakukan Aksi Mogok
Jokowi Teken Perpres Kewajiban Rahasiakan NIK dan NPWP
Sebagian Besar Kontingen Porwanas Boikot Opening Ceremony