Pilihan
104 Warga Binaan Lapas Klas II A Tembilahan Bebas Lebih Awal
INDOVIZKA.COM - Sebanyak 104 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, akan menghirup udara segar setelah mendapat asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-19 dari Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia.
Kepala Lapas Klas II A Tembilahan melalui Kasi Pembinaan Anak Didik, Sukurdi Tembilahan, Jumat, mengutarakan sampai saat ini sudah 68 warga binaan yang bebas berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tahun 2020.
"Total semua ada 104 orang yang terdiri dari dua warga binaan wanita dan 102 pria yang mendapatkan asimilasi dan integrasi," sebutnya.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dia mengatakan kategori yang mendapatkan asimilasi dan integrasi tidak berlaku bagi para warga binaan tindak pidana korupsi, narkoba, ilegal loging dan teroris.
"Yang menerima asimilasi dan integrasi ini pidana umum yang telah menjalani hukuman dua per tiga hingga 31 Desember 2020," sebutnya.
Saat ini Lapas Klas II A Tembilahan terus menyiapkan berkas-berkas warga binaan yang mendapatkan asimilasi dan integrasi. "Kami terus gesa, tanggal 7 April ini semua harus sudah rampung," kata Dia.
Sebelum menjalankan asimilasi, para warga binaan tersebut terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Lapas Klas II A Tembilahan.
Dia juga mengatakan bahwa narapidana yang mendapatkan asimilasi dan integrasi ini akan tetap mendapatkan pemantauan oleh pihak Lapas dan Polres Inhil.
"Pemantauan akan terus kita lakukan oleh Lapas maupun Kepolisian. Kan kami sudah memiliki data lengkap mereka," ujarnya.
Dengan adanya asimilasi dan integrasi ini, Dia mengutarakan bahwa para warga binaan Lapas sangat merasa bahagia. "Tentu mereka merasa lega dengan adanya asimilasi dan integrasi ini," sebutnya.**
.png)

Berita Lainnya
Pakai Sabu, Dua Pegawai Honorer di Meranti Ditangkap Polisi
Malas Bekerja, Kelamin Suami Dipotong Istri
Dua DPO Kasus Narkoba di Inhil Diamankan Polisi
Beraksi di Indekos, 2 Pencuri Ditangkap Saat Bawa AC Hasil Curian
Setubuhi Bocah di Rumah Kosong, Pria Cabul di Rohil Ditangkap Polisi
Gerindra Ingatkan Abu Janda Jangan Petantang-petenteng Merasa Gak Akan Tersentuh Hukum
Pengedar Narkoba Bersenjata Nyaris Tembak Polisi di Kampar, Ini Kronologinya
Rumah Tidak Sesuai Iklan, Konsumen Laporkan Developer ke Polisi
Curi 89 Slop Rokok, Dua Warga Kateman Diringkus Polisi
Sejoli di Bogor Buat 26 Video Lalu Unggah ke Situs Porno Dunia, Ini Motifnya
Ditresnarkoba Polda Riau Sosialisasikan KUHAP dan KUHP kepada Personel Polres Pelalawan
Beraksi Menggunakan Speedboat, Tiga Ninja Sawit Diamankan Polsek GAS