Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Inspektorat Inhil Audit Dugaan Dana Fiktif di Desa Bangun Harjo Jaya
INOVIZKA.COM- Setelah ditunggu hampir 1 bulan akhirnya pihak Inspektorat Inhil turun ke Desa Bangun Harjo Jaya untuk melakukan audit dan pemeriksaan.
Hal ini sesuai dengan laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu ke Dinas PMD dan ditindak lanjuti ke Inspektorat Inhil tentang dugaan adanya proyek fiktif, mark-up anggaran oleh Kepala Desa Bangun Harjo jaya.
Dugaan dana fiktif kegiatan pembinaan karang taruna/klub kepemudaan/olahraga tingkat desa (belanja khusus olahraga), sebesar Rp.4.500.000.
– Dugaan dana fiktif kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana posyandu/polindes (belanja pemeliharaan mesin dan alat berat), Rp.2.320.000.
– Dugaan dana fiktif kegiatan penyelenggaraan festival kesenian HUT RI, Rp.10.000.000.
– Dugaan Mark-up anggaran pengupahan rehabilitasi pengerasan jembatan milik desa, sebesar Rp.55.750.000.
– Dugaan kegiatan fiktif pemeliharaan sanitasi pemukiman (goro, sekolah, parit), sebesar Rp.67.725.000.
- Berkas Perkara Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Pramuka Tembilahan Diteliti Jaksa
- Mantan Bupati Inhil Dua Periode Ditahan Jaksa di LP
- Jadi Sorotan Publik, Begini Kondisi Puskesmas Pulau Burung
- Kejari Inhil Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Pulau Burung
- Korupsi Proyek Jalan, PPTK dan Tiga Petinggi PT Wika Divonis 2 Tahun Penjara
Utusan pihak Inspektorat yang datang untuk melakukan audit dan memeriksa berjumlah 4 (empat) orang, mereka juga didampingi oleh Polsek Pulau Burung satu orang.
Masyarakat Desa Bangun Harjo Jaya, sangat berterima kasih atas audit yang dilakukan oleh pihak Inspektorat, karena ini akan bisa memperjelas dugaan Mark-up Anggaran dan Proyek fiktif yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), kuat dugaan masyarakat Desa Bangun Harjo Jaya terhadap kepala desanya.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Bangun Harjo Jaya Ramli, saat di Konfirmasi oleh awak media via selulernya, menyampaikan rasa terima kasih.
“Kami saat ini merasa berterima kasih kepada pihak pemerintah Kabupaten Inhil, terutama kepada pihak Inspektorat karena telah menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan kami,” ujar Ramli.
Ramli juga menjelaskan bahwa masyarakat Desa Bangun Harjo Jaya akan tetap menunggu hasil dari audit dan pemeriksaan yang di lakukan pihak inspektorat.
“Kami masyarakat Desa Bangun Harjo Jaya akan tetap menunggu dan terus mengawal hasil dari audit dari Inspektorat ini, dan semoga hasil auditnya tidak mengecewakan kami,” tutupnya, Jum'at (25/9/2020).
.png)

Berita Lainnya
Dibayar Pakai Uang Palsu Setelah Wik-wik, Gay Ini Lapor ke Polisi
Korban Tabrak Lari, Ibu dan Anak di Rohil Tewas Mengenaskan
16,5 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai 11,7 Miliyar Dimusnahkan Bea Cukai Tembilahan
Lima Wanita Diamankan Satpol PP Kuansing saat Razia Kafe
Polisi Gagalkan Narkoba Selundupan Asal Belanda untuk Perayaan Tahun Baru
Sempat Jadi Buronan, Pelaku Penikaman di Swarna Bumi Tembilahan Akhirnya Diciduk
Curi Instalasi Kabel Listrik Rumah Sakit, Pria di Tembilahan Terancam 5 Tahun Penjara
Sejak Awal 2023, Polda Riau Tangani 5 Kasus Pertambangan Ilegal
Pelaku tindak asusila di Tembilahan terancam 20 tahun penjara
Pencuri Buah Kelapa Sawit di Pelalawan Dibekuk Polisi
BNN Amankan 171 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi, Arman Depari: Pengendalinya Napi
Rumah Kadivpas Kemenkumham Dilempari Bom Molotov oleh OTK