Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dua Nama Calon Komut Bank Riau Kepri Diteruskan ke OJK
PEKANBARU - Ketua Tim Pansel Bank Riau Kepri (BRK), Ahmad Syah Harrofie mengatakan dari tiga nama calon yang akan menjadi Komisaris Utama (Komut) BRK, sudah dipilih dua nama, yang sudah diteruskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dilakukan cek rekam jejak.
"Tiga nama yang dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk masing-masing jabatan tadi sudah dikerucutkan menjadi dua nama. Selanjutnya dua nama tersebut diteruskan ke Otoritas Jasa Keuangan," ucap Ahmad Syah Harrofie usai menghadiri RUPS, Jumat (17/1/2020) sore di gedung BRK.
Nantinya, sambung Ahmad, nama-nama yang sudah disepakati dalam RUPS tersebut, akan diuji oleh OJK apakah kandidat tersebut layak dan patut untuk menjadi komut dan direksi Bank Riau Kepri.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Jadi dengan sudah dilaksanakan RUPS ini, jadi tugas tim pansel sudah selesai," jelas Ahmad Syah, ketua tim Pansel BRK.
Disebutkannya, sekarang proses selanjutnya ada di OJK. Untuk melakukan penilaian dari masing-masing calon yang sudah ditetapkan melalui RUPS.
"OJK bisa menetapkan satu nama atau tetap dua nama. Itu kewenangan OJK berdasarkan uji rekam jejak masing-masing calon," tuturnya.
Seterusnya, kata Ahmad, nama-nama calon yang sudah ditetapkan oleh OJK tersebut akan disampaikan lagi ke pemegang saham. Selanjutnya pemegang saham kembali melakukan RUPS untuk ditetapkan SK pengangkatannya sebagai pimpinan BRK.
Dikatakannya, nama-nama kandidat pengurus Bank Riau Kepri yang disepakati dalam RUPS tadi adalah Indra dan Yan Prana sebagai calon komut Bank Riau Kepri. Andi Buchori dan Nizam Putih sebagai calon direktur utama.
Kemudian Denny Mulia Akbar dan Said Syamsuri sebagai calon direktur operasional. "MA Suharto dan Muhammad Jazuli sebagai calon direktur operasional," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Pekan Ini Harga TBS Sawit Turun Lagi
Airlangga Jamin Pasokan dan Harga Minyak Goreng di Salatiga Tetap Stabil
BI Ingin Kerja Sama RI-China Diperkuat Lewat Penggunaan Mata Uang Lokal
Nilai Ekspor Riau Mei 2023 Naik 8,14 Persen
Wamendag Minta Warga Laporkan Penjual Minyak Goreng di Atas Rp14 Ribu per Liter
Target PSR Kelapa Sawit di Riau Seluas 10.550 Hektare
Studi Indef: Subsidi Minyak Goreng Kemasan Tidak Tepat Sasaran
Simak Tips Sukses Investasi Kripto Bagi Pemula
Disperindag Riau Klaim Harga dan Stok Sembako Masih Stabil dan Aman
Produk Tropicana Slim Santan Rendah Lemak Jenuh dan Tinggi Serat
Jelang Lebaran Idul Adha Harga Cabe Merah Mengalami Sedikit Penurun
Disubsidi Negara, Harga Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter untuk 6 Bulan ke Depan